Ternyata, Top Speed Yamaha Jadi Yang Terendah di Mandalika

waktu baca 2 menit
Salah satu aksi pebalap juara dunia MotoGP 2021 Fabio Quartararo saat memacu motor Yamaha YZR-M1 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Sabtu (12/2). (Foto: Motorsport)

LOMBOK TENGAH-KEMPALAN: Ada apa dengan Yamaha? Begitulah yang mungkin dapat dipertanyakan dari performa pebalap-pebalap Yamaha dalam tes pramusim kedua MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Sabtu (12/2).

Sebab, pabrikan yang namanya terwakili dengan sukses Fabio Quartararo ketika menjuarai ajang MotoGP musim lalu itu malah memble. Setidaknya itu dapat diketahui dari angka top speed-nya dalam hari kedua tes pramusim kedua.

Rata-rata top speed Yamaha ternyata masih berada jauh di bawah Ducati, Suzuki, Aprilia, Honda dan KTM. Rata-rata kecepatan tertinggi pebalap yang mengendarai motor Yamaha hanya berada di angka 304,4 kilometer per jam.

Bandingkan dengan kencangnya Ducati Desmosedici GP22 dan GP21 yang rata-rata bisa melaju dengan kecepatan 312,7 kilometer per jam. Bahkan dibandingkan dengan KTM yang satu tingkat di atasnya pun Yamaha masih kalah.

Rata-rata top speed KTM selama tes pramusim di hari kedua itu masih mencapai 307,2 kilometer per jam! Atau, sudah terpaut 3,2 kilometer per jam! Padahal, sebelumnya Yamaha digadang akan menguasai tes pramusim di Mandalika karena sudah punya data sirkuit tersebut.

Data tentang Sirkuit Mandalika tersebut didapatkan Yamaha dari ajang WorldSBK, November lalu. Ketika itu, pebalap Yamaha Toprak Razgatlioglu mampu memastikan juara dunia di sirkuit tersebut. Toprak juga masih memegang rekor putaran tercepat dalam ajang resmi di Mandalika, 1 menit 34,288 detik.

’’Sebenarnya, aku berharap peningkatan yang pesat dari motor ini,’’ harap Quartararo. Pebalap berkebangsaan Prancis tersebut waswas dengan potensinya mempertahankan gelar dengan modal top speed terendah itu.

Walaupun hanya bertitel tes pramusim, Quartararo menyebut hasilnya bisa jadi gambaran untuk ajang sebenarnya, bulan depan. Menurut Quartararo, faktor ban juga bisa jadi faktor berpengaruh di balik lambatnya Yamaha YZR-M1.

’’Aku mampu melesat dengan kecepatan super super cepat dengan menggunakan ban bekas, tapi di sisi lain dengan ban yang baru aku jadi melewatkan sesuatu yang lebih buruk dibandingkan di musim lalu,’’ tutur Quartararo yang membela tim Monster Energy Yamaha itu.

Selain El Diablo (julukan Quartararo), Franco Morbidelli termasuk dalam bagian dari Monster Energy Yamaha. Tim WithU Yamaha RNF MotoGP Team yang berkekuatan Andrea Dovizioso dan Darryn Binder juga menunggangi motor Yamaha YZR-M1. (Motorsport, Yunita Mega Pratiwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *