Rabu, 8 Juli 2026, pukul : 06:17 WIB
Surabaya
--°C

Ada Apa dengan Meta?

Selain itu, soal jumlah pengguna aktif harian Facebook turun untuk pertama kalinya, dari 1,93 miliar pada kuartal III 2021 menjadi 1,929 miliar akhir tahun lalu juga turut andil dalam kejatuhan harga sahamini. Tak hanya itu, himpitan persaingan antar raksasa perusahaan teknologi juga memberi kontribusinya. Sebagaimana CEO Mark Zuckerberg mengatakan, Facebook sedang berjuang untuk bersaing dengan aplikasi video pendek asal Cina yakni  TikTok. “Orang-orang memiliki banyak pilihan untuk menghabiskan waktu mereka dan aplikasi seperti TikTok berkembang sangat cepat,” kata Zuckerberg dalam sambutan terkait pengumuman laporan keuangan, dikutip dari USA Today. Ia menegaskan bahwa Meta berinvestasi lebih banyak ke bisnis video berdurasi pendek untuk bersaing dengan TikTok. Induk Facebook ini bakal berfokus pada Reels yang diluncurkan di Instagram pada 2020 namun agaknya kurang sukses sebagaimana diharapkan. Meski begitu, jumlah pengguna Instagram, WhatsApp, dan Messenger, terus bertambah, meskipun sedikit. Jumlah pemakai yang masuk setiap bulan ke Facebook juga masih tercatat meningkat. Chief Financial Officer Meta, David Wehner, juga menyalahkan kenaikan harga data internet di India. Sebab, Negeri Bollywood merupakan pasar terbesarnya selain Indonesia tentu saja.

BACA JUGA  Kamu Bahagia, Narsisis Terluka

Tekanan persaingan juga datang dari rekan senegara yakni Apple. Sebagaimana diketahui, belum lama ini Apple mengeluarkan suatu aturan baru kepada para penggunanya, khususnya iPhone, terkait keamanan data privasi pengguna dalam memanfaatkan berbagai aplikasi. Hal ini tidak kompatibel dengan Facebook yang selama ini memang dikenal rentan penyalah-gunaan data pribadi pengguna. Langsung tak langsung, jutaan pengguna produk keluaran Apple cenderung beralih dari Facebook ke aplikasi sejenis lainnya. Hasilnya sebagaimana dipaparkan di atas, jumlah pengguna aktif harian Facebook jadi menurun.

Dalam konteks geo-politik dan persaingan bisnis global, menarik untuk kita tunggu dan cermati lebih lanjut ‘kisah’ pergulatan Meta sebagai induk baru yang tengah getol membangun metaverse di tengah himbitan berbagai faktor di atas. Akankah benar yang dikatakan analis dunia digital Nathan Manthesson bahwa inilah awal dari berakhirnya era Meta? Sungguh ironis bila demikian halnya. (Teguh Santoso, Dosen Luar Biasa pada Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Surabaya, kandidat doktor ilmu manajemen komunikasi dan konsultan sistem manajemen ISO)

Editor: Freddy Mutiara

BACA JUGA  Kamu Bahagia, Narsisis Terluka

 

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.