Setelah Chelsea, Giliran LFC yang Akan Dijual

waktu baca 2 menit
Foto: Reuters

LIVERPOOL-KEMPALAN: Satu per satu klub-klub raksasa Liga Primer Inggris sudah dijual kepemilikan sahamnya. Belum setahun Chelsea berganti kepemilikan dari semula di tangan Roman Abramovich ke Todd Boehly, sekarang ganti Liverpool FC yang disebut-sebut segera berganti kepemilikan.

Sekadar diketahui, sejak 6 Oktober 2010 klub yang berjuluk The Reds tersebut beralih kepemilikan dari George N Gillett Jr dan Tom Hicks ke konsorsium AS bernama Fenway Sports Group (FSG) yang dipegang John W Henry.

Sejak Senin malam WIB (7/11), kabar yang menyebutkan FSG mencari sosok lain yang bisa mengakuisisi jawara Liga Primer Inggris 2019—2020 itu sudah beredar. Seperti dalam pernyataan FSG yang tertulis di laporan surat kabar Associated Press.

BACA JUGA: LFC Merusak Anniversary Pertama Conte

’’FSG secara berkala menerima tawaran ketertarikan dari pihak ketiga untuk menjadi pemegang saham di Liverpool,’’ tulis FSG dalam pernyataan resminya. Konsorsium yang sebelumnya jadi pemilik Fulham FC itu tidak menutup kemungkinan melepas LFC.

’’Seperti yang sudah pernah kami sampaikan sebelumnya, bahwa asalkan sesuai dengan aturan dan kondisi yang ada, maka kami akan mempertimbangkan pemegang saham yang baru andaikan itu terbaik bagi LFC sebagai sebuah klub,’’ sambung LFC dalam pernyataan resminya.

Tidak dapat dipungkiri. Setelah lebih dari 12 tahun berkuasa di Merseyside, FSG sudah menghadirkan banyak kesuksesan bagi klub tersebut. Terutama setelah mendatangkan Jurgen Klopp dari klub Jerman, Borussia Dortmund pada 2015 silam.

BACA JUGA: Incar Saham United dari Keluarga Glazers, Ratcliffe Banjir Dukungan

Selain mampu mendatangkan trofi juara Liga Primer Inggris untuk kali pertama dalam sejarahnya, FSG jugalah yang memodali Jordan Henderson dkk memenangi Liga Champions 2018—2019. LFC pun sampai saat ini masih terhitung sebagai salah satu klub raksasa di Eropa.

Pro dan kontra pun muncul di balik keputusan itu. Pihak FSG berusaha menenangkan pendukungnya terkait dengan kabar penjualan saham mayoritasnya itu. ’’Kami FSG masih tetap memegang komitmen untuk keberhasilan Liverpool. Di dalam ataupun di luar lapangan,’’ sambung FSG yang juga jadi owner di klub baseball AS bernama Boston Red Sox tersebut. (Yunita Mega Pratiwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *