SIDOARJO-KEMPALAN : Meski Jatim di percaya menjadi tuan rumah putaran nasional liga 3, tak membuat nyaman bagi wakil Sidoarjo. Pasalnya dua tim wakil Jatim asal Sidoarjo yakni, Delta Putra Sidoarjo dan Persida harus berjuang di luar kandang.
Persida Sidoarjo misalnya, tim yang sedang kesulitan finansial ini terlempar ke grop B yang dimainkan di Stadion Benteng Tangerang Banten. Tim yang nota bene milik pemkab Sidoarjo inipun kelimpungan soal finansial. Tim besutan Istiqo Hadi Susanto ini hanya bisa pasrah menghadapi kenyataan.
Tragisnya lagi, tiga hari menjelang pertandingan Faiq Afthoni dkk belum ada kepastian bisa berangkat ke Tangerang atau tidak. Tidak hanya itu saja, para pemain yang akan membawa nama Sidoarjo di kancah sepakbola nasional ini juga belum menerima upah selama satu setengah bulan.
Pelatih Persida Istiqo Hadi Susanto mengakui perjuangan menuju liga dua banyak rintangan yang di hadapi Faiq Afthoni Rahmatullah dkk. Kepedulian para petinggi Sidoarjo yang seharusnya memberi suport dan dukungan finansial tak kunjung diterima. Al hasil persida hanya bisa pasrah.
” Ya kenyataan ini harus diterima dengan lapang dada. Sebagai pelatih Ia sudah berupaya untuk membangkitkan semangat berjuang anak- anak. Tapi bagaimana lagi kenyataan di lapangan seperti ini, ” iba sang pelatih Istiqo Hadi.
Lebih lanjut Istiqo mengharap, ada kebijakan dari para steakholder Sidoarjo agar generasi muda Sidoarjo ini tak berhenti berkiprah di sepakbola dengan membawa nama baik sidoarjo di kancah sepakbola nasional.
Seperti di ketahui perjuangan arek arek Persida untuk lolos ke kompetisi liga 3 putaran nasional tidaklah mudah. Faiq Afthoni dkk harus menyingkirkan puluhan klub untuk meraih tiket ke putaran nasional.
Di putaran nasional nanti Persida Sidoarjo berada di group B bersama PS Belitong FC dari Kepulauan Riau, Panipi Raya FC dan Persilobar Lombok Barat.

Nasib yang sama juga di alami wakil Sidoarjo lainnya, Putra Delta Sidoarjo( PDS). Tim polesan Jamal Yastro ini juga harus berjuang di luar kadang.
Jamal mengakui berlaga di luar sejatinya tidak masalah karena secara mental dan tehnik tim asuhanya sudah siap. Hanya saja terkait finansial jelas terkendala.
” Main dimanapun PDS tak masalah. Asal dana tercukupi. Tapi situasi pandemi seperti ini finalsial adalah problem bagi timnya,” terang mantan pemain Gelora Dewata Bali ini.
Lebih lanjut Jamal berharap kesulitan finansial tak menyurutkan tekad anak asuhnya untuk meraih sukses di luar kandang.
Seperti di beritakan kempalan sevelumnya kalau Ferry Aman Saragih dkk akan bermain di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Bandung Jawa Barat. PDS berada di group D bersama Perskutim Kutai Timur Kalimantan Timur, Benteng HB FC, dan Gasliko 50 Kota. (Ambari Taufiq)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi