MELBOURNE-KEMPALAN: Turnamen Australian Open tahun ini akhirnya dipastikan tanpa diikuti petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic. Minggu (16/1), Pengadilan Federal negara itu mendukung keputusan pemerintah Australia membatalkan visa Djokovic.
Alasannya, Djoko (sapaan akrab Djokovic) tidak bersedia divaksin Covid-19 dan menimbulkan resiko bagi negara tersebut. Apalagi, vaksin Covid-19 sudah jadi syarat utama bagi petenis yang ingin turun dalam ajang itu.
Persidangan sengaja digelar lebih cepat dan harus dilangsungkan pada hari Minggu dengan dasar turnamen tersebut akan dimulai Senin (17/1). Djokovic sebagai juara bertahan harusnya melawan sesama petenis Serbia, Miomir Kecmanovic.
Laporan menyebutkan, Djokovic sudah meninggalkan Bandara Tullamarine Melbourne, Minggu malam sekitar pukul 18.30 WIB dengan menumpangi pesawat Emirates menuju ke Serbia transit di Dubai.
Bukan hanya absen dalam Australian Open tahun ini saja. Sesuai dengan aturan deportasi, maka Djokovic pun tidak diperkenankan kembali memasuki negara Australia selama tiga tahun sampai 2024 mendatang.
’’Saya menyambut keputusan bulat yang dibuat Pengadilan Federal hari ini (Minggu). Keputusan yang menegakkan keputusanku menggunakan kekuasaan di bawah Undang-Undang Migrasi saat membatalkan visa Mr Djokovic demi kepentingan umum,’’ kata Menteri Imigrasi Australia Alex Hawke.
Menurut Hawke, tak adanya pengecualian kepada Djokovic sudah menunjukkan komitmen dari pemerintah Australia untuk melindungi negaranya dari Covid-19. ’’Demi tingkat kematian yang terendah, pemulihan ekonomi terkuat, dan tingkat vaksinasi tertinggi di dunia,’’ sebut Hawke.
Asosiasi Tenis Profesional (ATP) dalam pernyataannya menyesalkan pedeportasian Djokovic ini dari Melbourne, Australia. ATP menyebut, saat ini seluruh turnamen harus tunduk kepada aturan protokol Covid-19 masing-masing negara.
Di satu sisi, ATP menghargai keputusan otoritas Australia. Di sisi lain, dari sisi penyelenggaraan turnamen, ATP menyayangkan Djokovic harus angkat koper sebelum bertanding. ’’Kami paham betapa bergejolaknya dia belakangan ini dan betapa dia ingin mempertahankan gelarnya di ajang ini (Australian Open),’’ tulis ATP dalam pernyataannya.
ATP mengharap kejadian ini tidak berdampak buruk. Baik kepada Djokovic ataupun turnamen-turnamen yang akan dia ikuti selanjutnya. ’’Terlepas dari ini semua, Novak salah satu juara yang terhebat dan absennya dia adalah kerugian bagi turnamen. Kami berharap dia baik-baik saja dan segera melihatnya ke lapangan,’’ lanjut ATP dalam harapannya. ’’ATP terus merekomendasikan vaksinasi kepada semua petenis,’’ himbau ATP. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi