SURABAYA-KEMPALAN: Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI Jawa Timur baru akan digelar di Hotel Bumi Surabaya, 26-27 Januari 2022. Kendati demikian, siapa yang bakal terpilih sebagai ketua umum Komite Olahraga Indonesia (KONI) Jatim menggantikan Erlangga Satriagung sudah bisa ditebak dan mulai jadi bahan pembicaraan. Orang tersebut adalah M.Nabil, yang selama ini menjabat sebagai ketua harian KONI Jatim.
Nabil dianggap layak menduduki jabatan ketua umum karena dinilai sudah cukup pengalaman mengurus olahraga. Dia dikenal sangat dekat dengan pengurus cabang olahraga (cabor), termasuk pengurus KONI Kabupaten/Kota di Jatim. Bahkan, pada PON XX/2021 Papua lalu, ia dipercaya sebagai komandan Puslatda Jatim.
Seperti diketahui, pada PON XX/2021 Papua, Jatim menempati urutan ketiga dengan torehan 110 medali emas, 89 perak, dan 88 perunggu. Urutan pertama ditempati Jawa Barat (Jabar) yang merebut 133 emas, 105 perak, dan 115 perunggu. Sedang posisi runner-up ditempati DKI yang meraih 110 emas, 91 perak, dan 100 perunggu.
Meskipun gagal memenuhi target juara umum, tapi hasil tersebut dinilai cukup berhasil, mengingat persiapan para atlet Jatim yang terkendala pandemi Covid-19, sehingga banyak program yang tidak bisa direalisasikan. Keberhasilan itu tentunya tidak lepas dari peran Nabil sebagai komandan Puslatda Jatim.
Penjaringan bakal calon (balon) ketua umum KONI Jatim sendiri akan ditutup pada 21 Januari 2022. Hingga saat ini, baru Nabil satu-satunya yang mendaftarkan diri. Konon, ia sudah didukung suara mayoritas dari pengurus pengprov cabor dan para ketua KONI kabupaten/kota se-Jatim.
Salah satunya adalah KONI Kota Surabaya yang menyumbangkan atlet terbanyak pada PON XX Papua. “Dari total 543 atlet Jatim, 209 atlet berasal dari Kota Surabaya,” kata Ketua Umum KONI Kota Surabaya Hoslih Abdullah, Sabtu (15/1).
Hanya saja, Hoslih mengingatkan bahwa tugas ketua umum KONI Jatim mendatang sangatlah berat. Sebab, Jatim dituntut untuk meraih gelar juara umum pada PON XXI/2024 yang akan dihelat di Aceh dan Sumatra Utara (Sumut).
“Jatim dituntut harus meraih gelar juara umum di PON 2024, tidak hanya puas dengan meraih peringkat ketiga, seperti PON XX Papua,” tegas pria yang akrab disapa Cak Dullah ini.
Untuk bisa mencapai prestasi tersebut, lanjut Hoslih, ia sepakat dengan tema yang diusung dalam Musprov KONI Jatim, yakni “KONI Jawa Timur Siap Mendukung Sukses Pelaksanaan DBON (Desain Besar Olahraga Nasional ) Mencetak Atlet Berprestasi Dunia”.
Terkait DBON ini, Perpresnya sudah diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Perpres No 86 Tahun 2021. Harapannya, agar KONI dan pemerintah provinsi di daerah bisa mencetak atlet-attlet berprestasi di level internasional atau dunia, tidak hanya PON.
Karena itu, Hoslih pun berharap agar bakal calon ketua umum KONI Jatim yang terpilih nantinya bisa berjalan searah dengan pemerintah provinsi atau gubernur.
“Kita akan dukung penuh bakal calon ketua umum KONI Jatim yang selaras dengan Pemprov Jatim, mengingat program tersebut butuh dana besar. Dan saya yakin, seluruh KONI kabupaten/kota dan seluruh pengprov cabor pasti akan mendukung,” pungkas Hoslih. (Dwi Arifin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi