SUMENEP-KEMPALAN-Netizen kembali ramai membincangkan kondisi jalan yang baru selesai diaspal tapi sudah rusak.
Dalam video yang viral di sejumlah Grup WhatsApp disebut jika jalan yang berlokasi di Desa Pajenangger Kecamatan Kangayan Sumenep baru selesai dikerjakan tiga bulan lalu.
Terlihat dalam video itu sejumlah kerusakan jalan dengan kondisi batu aspal penetrasi yang mengelupas. Tak terhitung berapa titik batu kerikil beraspal yang berantakan.
Netizen Rabu pagi (5/1) itu juga tak menyebut berapa nominal kontrak pekerjaan itu. Suara dalam video itu nyebut, “Tak depak sataon belekka’ alpok la,”.
Di bawah video itu diberi keterangan: “Tidak genap tiga bulan kondisi jalan pajanangger porak poranda,”.
Netizen di anggota grup WhatsApp itu beragam komentar.
Seperti disampaikan Ketua Komunutas Warga Kepulauan (KWK)Syafiuddin, “Oreng cellong berrak²..sampel jelan cepet rosak….
“Ini yg salah orang lewat apa yg buat jalan. Daeng sultan tiap hari lewat.markawi dll,” tulis Syafiudin.
Dari penelusuran kontributor kempalan, jalan di Pajenangger yang dimaksud netizen adalah proyek Peningkatan Jalan Angon-angon-Pajenangger, Kecamatan Kangayan yang dianggarkan lewat APBD Sumenep 2021.
Pagu proyek sebesar Rp 1.590.160.000,00. (Rp 1,590 miliar). Pemenang tender CV Nonanitano setelah menawar sekitar 21,3 % dari pagu.
Nilai Kontrak Rp 1.252.252.013,54 (Rp 1,252 miliar). Surat Perintah Kerja keluar pada bulan Mei.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep, Eri Susanto belum bisa memberi jawaban saat dikonfirmasi via WhatsApp dan panggilan WhatsApp, Rabu siang. (ham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi