Menu

Mode Gelap

kempalanews · 1 Jan 2022 05:59 WIB ·

Menteri Perhubungan Cek Kesiapan Bandara Juanda untuk Kedatangan PMI


					Menhub dan jajaran terkait meninjau kesiapan Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo untuk kedatangan Pekerja Migran Indonesia Perbesar

Menhub dan jajaran terkait meninjau kesiapan Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo untuk kedatangan Pekerja Migran Indonesia

SIDOARJO-KEMPALAN : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek langsung kesiapan Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, yang akan digunakan untuk menyambut kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Kami bersama Dandatgas, Kapolda, Pangdam, Dirjen Perhubungan Udara, Angkasa Pura 1 berkeliling untuk memastikan kesiapan bandara dengan baik,” katanya saat memberikan keterangan pers di Terminak 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya, pada Jumat (31/12).

Ia mengatakan, dalam peninjauan tersebut dirinya memastikan setiap tahapan kedatangan PMI oleh pemangku kepentingan setempat.

“Ada hal-hal minor yang kami perbaiki, tetapi tidak signifikan. Satgas yang bertugas di Juanda ini juga merupakan duplikasi yang ada di Jakarta, sehingga tidak ada yang sulit,” ujarnya.

Ia berpesan, sesuai dengan amanat Presiden bahwa PMI adalah pahlawan devisa yang menghasilkan devisa banyak. Sehingga saat PMI pulang ke Indonesia harus dihargai serta diberikan layanan baik.

“Untuk omicron harus esktra hati hati. Dan saya sebagai menhub diberikan tugas memantau kedatangan luar negeri,” ujarnya.

Ia menambahkan, di jakarta semua kedatangan PMI ada dibawah komando satgas akan dipimpin komandan pangdam, wakilnya kapolda dan sekda.

“Ini format bagus akan berjalan baik karena kita tahu omicron meledak di mana-mana, di sini (Jatim) belum, tetapi tidak boleh jumawa,” ujarnya.

Sementara itu, Dantasgas Mayor Jenderal TNI Suharyanto mengatakan sesuai data yang dikeluarkan Kemenkes hari ini sudah ada 68 kasus omicron di Indonesia dari pelaku perjalanan internasional

“Karantina merupakan kunci supaya tidak menyebar dengan cepat. Sesuai edaran satgas nomot 26 karantina ada 14 hari dan 10 hari. Untuk yang 14 hari dari perjalanan internasional 13 negara yakni 10 negara Afrika ditambah Norwegia, Denmark, Inggris. Di luar negara itu 10 hari,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam sehari kedatangan internasional di Indonesia sebanyak 3.500 sampai 4 ribu orang yang dilayani di pintu yaitu di Bandara Internasional Soekarno Hatta dan Bandara Samratulangi Menado.

“Sehingga ada pertimbangan buka di Bandara Juanda. Sepekan terakhir kami menyiapkan karantina dan juga bandara supaya bisa dilakukan dengan baik,” terangnya. (Ambari Taufiq)

Editor: Freddy Mutiara

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Peringati Hari Gizi Nasional, Ini Pesan Wabup kepada Siswa SD Muhamadiyah Gresik

21 Januari 2022 - 15:18 WIB

Tingkatkan Kualitas Produk Urban Farming, Pemkot Surabaya Kolaborasi dengan UK Petra

21 Januari 2022 - 12:47 WIB

Anis Ambiyo: Sosok Ketua Umum KONI Jatim Harus Sinergi dengan Cabor dan KONI Daerah

21 Januari 2022 - 09:37 WIB

Bayu dan Emil Sama-Sama Optimistis Bakal Terpilih Pimpin Demokrat Jatim

21 Januari 2022 - 08:33 WIB

Musda Demokrat Jatim Berakhir, Nasib Emil dan Bayu di Tangan DPP

21 Januari 2022 - 04:53 WIB

AHY: Musda Ini Forum Konsolidasi, Bukan Forum Polarisasi

20 Januari 2022 - 21:03 WIB

Trending di kempalanews