Menu

Mode Gelap

kempalanews · 3 Jan 2022 11:26 WIB ·

Kemiskinan di Kota Surabaya 5,23 Persen, Wakil Walikota Armuji Ungkap Upaya Pemkot Surabaya


					Profil penduduk miskin Surabaya menurut data Badan Pusat Statistik pada tahun 2021 tercatat sebesar 5,23 persen atau sebesar 152.489 jiwa mengalami kenaikan dari tahun 2020 yang hanya 5,02 persen. Perbesar

Profil penduduk miskin Surabaya menurut data Badan Pusat Statistik pada tahun 2021 tercatat sebesar 5,23 persen atau sebesar 152.489 jiwa mengalami kenaikan dari tahun 2020 yang hanya 5,02 persen.

SURABAYA-KEMPALAN: Profil penduduk miskin Surabaya menurut data Badan Pusat Statistik pada tahun 2021 tercatat sebesar 5,23 persen atau sebesar 152.489 jiwa mengalami kenaikan dari tahun 2020 yang hanya 5,02 persen.

Beberapa faktor diduga menjadi penyebab angka kemiskinan di Kota Surabaya mengalami kenaikan. Diantaranya aktivitas perekonomian masih belum pulih akibat dampak pandemi Covid -19 dan terjadi Inflasi Umum karena berbagai kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

Menyikapi hal tersebut Wakil Walikota Surabaya menyebutkan bahwa di Tahun 2021 Pemerintah Kota Surabaya telah menyiapkan berbagai skema kebijakan untuk dapat meningkatkan Pendapatan Perkapita serta menekan kemiskinan.

“Secara umum sudah ada Skema dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah , di Tahun 2021 kita akan berikan intervensi bagi mereka yang masuk Kategori MBR”, kata Cak Ji.

Profil penduduk miskin Surabaya menurut data Badan Pusat Statistik pada tahun 2021 tercatat sebesar 5,23 persen atau sebesar 152.489 jiwa mengalami kenaikan dari tahun 2020 yang hanya 5,02 persen.

Armuji menyampaikan tercatat di Database Masyarakat Berpenghasilan Rendah ada 314.837 keluarga , 991.930 Jiwa yang masuk dalam kategori MBR nantinya akan mendapatkan intervensi kebijakan.

” Yang MBR akan mendapatkan Prioritas untuk mendapatkan intervensi Kebijakan , seperti pendidikan , Kesehatan bahkan untuk mengakses Dunia Kerja baik melalui pelatihan maupun bursa kerja,” ungkap Armuji.

Tidak hanya itu , ia juga menjelaskan bahwa warga yang terdaftar dalam status MBR juga mendapatkan Prioritas untuk menerima program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni , Mendapatkan Rumah Susun hingga bantuan Permakanan Lansia , anak yatim piatu dan Disabilitas.

“Selain itu kita juga Sharing data dengan Kemensos untuk diusulkan masuk menjadi penerima manfaat program bansos di pemerintah pusat,” imbuhnya. (*)

Editor: Freddy Mutiara

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Reaksi Kapolda Jabar ke GMBI, Begini Respon Sahabat Polisi Indonesia

28 Januari 2022 - 22:33 WIB

Ketum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh

UMSIDA Siapkan 1392 Mahasiswa Sukseskan Konsep Desa Wisata Melalui KKN Pencerahan 2022

28 Januari 2022 - 22:14 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Kerja Bakti Massal, Kerahkan 34 Unit Dump Truk dan 2000 Karung

28 Januari 2022 - 20:19 WIB

Ketua DPC PKB Sidoarjo H Subandi Beri Pesan Khusus di Agenda Musancab

28 Januari 2022 - 20:04 WIB

Waspada Covid-19 Varian Omicron, Pemkot Surabaya Terbitkan SE Wali Kota

28 Januari 2022 - 19:48 WIB

RSUD Sidoarjo Tambah Layanan Instalasi Pelayanan Kanker Terpadu

28 Januari 2022 - 19:43 WIB

Trending di kempalanews