Rabu, 27 Mei 2026, pukul : 12:36 WIB
Surabaya
--°C

Tanpa Rivan, Bhayangkara Samator Sudah Menyiapkan Samsul Kohar

SURABAYA-KEMPALAN: Absennya Rivan Nurmulki dari Proliga 2022 akan jadi salah satu indikasi kekuatan Surabaya Bhayangkara Samator sedikit tereduksi. Terutama untuk urusan mencetak poin ke area pertahanan lawan-lawannya.

Seperti diketahui, Bhayangkara Samator tidak bisa memainkan salah satu opposite spiker terbaik miliknya tersebut lantaran masih terikat kontrak dengan klub bola voli dari Divisi Satu Jepang, VC Nagano Tridents.

Rivan sudah memperkuat klub Nagano Tridents sejak musim 2020. Dia bahkan memperpanjang kontraknya sampai 2022 ini. Dengan Proliga 2022 yang berlangsung sampai Maret 2022, Rivan pun sudah pasti tak bisa dimainkan.

Meski begitu bukan Bhayangkara Samator namanya kalau tidak mempunyai opsi pengganti yang cocok untuk Rivan. Tim pelatih ternyata sudah menyiapkan Samsul Kohar sebagai penggantinya. Itu seperti yang diungkapkan Sigit Ari Widodo, pelatih Bhayangkara Samator dalam Proliga kali ini.

BACA JUGA  Akhir BRI Liga 1: Persib Bertahta, Borneo FC Kesatria Tanpa Mahkota

’’Sampai sekarang, Samsul masih harus meningkatkan kemampuan dari sisi teknik servis dan blok-bloknya,’’ ungkap Sigit yang selama ini lebih dikenal sebagai salah satu asisten pelatih Bhayangkara Samator sebelumnya, Ibarsjah Djanu Tjahjono, tersebut.

’’Selain itu, kami juga terus mendoktrin Samsul supaya dia bisa menjadi machine point di tim ini seperti yang dilakukan Rivan,’’ tutur Sigit. ’’Harapannya seperti itu. Meski kami tak mengurangi pemain-pemain yang lainnya supaya juga melakukan hal serupa,’’ sambung Sigit yang notebene mantan penggawa Samator tersebut.

Sebenarnya, Bhayangkara Samator bukan hanya kehilangan Rivan dalam Proliga 2022 ini. Ada lagi pemain klub yang bermarkas di Bambe, Driyorejo, itu yang juga belum bisa dimainkan pada Proliga kali ini.

BACA JUGA  Menuju Porprov X Jatim 2027: KONI Sidoarjo Sosialisasikan PORKAB dan Legitimasi Plt Ketua

Dia merupakan sahabat Rivan, opposite hitter Ageng Wardoyo yang sampai sekarang juga masih menjalani kontrak dengan salah satu klub di Liga Bola Voli Dubai, Club Khorfaka. Bedanya, Rivan yang lebih punya pengaruh kuat dengan permainan tim ketimbang Ageng.

Buktinya, pemain yang berusia 26 tahun tersebut sudah kerap menyandang gelar-gelar terbaiknya dari lebih dari satu ajang Proliga. Mulai dari gelar sebagai Most Valuable Players (MVP) Proliga 2016 dan 2018. Sampai gelar Best Spiker dalam Proliga 2017. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.