Kamis, 7 Mei 2026, pukul : 22:11 WIB
Surabaya
--°C

Duka Rendy Tamamilang, Duka Bhayangkara Samator

SENTUL-KEMPALAN: Kehilangan sosok pemain seperti Rendy Febrian Tamamilang sudah menjadi masalah besar untuk Surabaya Bhayangkara Samator. Tanpa outside hitter andalannya itu, Samator pun merasakan kekalahan pertamanya dalam Proliga musim ini.

Dalam seri 2 putaran 1 di Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sentul, Bogor, Jumat malam (14/1), SBS (singkatan Bhayangkara Samator) harus menyerah di tangan Jakarta BNI 46 2-3 (30-32, 33-31, 20-25, 26-24, 15-17).

Laga tersebut jadi laga pertama bagi SBS bertanding tanpa Rendy musim ini. Sekadar diketahui, Rendy sudah pulang ke kampung halamannya di kota Bitung, Sulawesi Utara. Ibundanya Pegy Janis menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis sore (13/1).

Tanpa outside hitter timnas voli Indonesia tersebut, pernainan Samator pun menjadi kocar-kacir. Bukan hanya pemain-pemain lokalnya saja, begitu juga dengan permainan kedua pemain asingnya yang jadi terpengaruh sama-sama berada di bawahh form terbaiknya, Marko Sindjelic (Serbia) dan Tim Robert Taylor (Australia).

’’Rendy sebagai motor tim. Pemain yang mampu mengubah keadaan,’’ kata pelatih Bhayangkara Samator Sigit Ari Widodo menjelaskan begitu besarnya efek kepergian Rendy dari skuad ini saat laga tersebut.

Tanpa adanya Rendy, Samator pun mengandalkan outside hitter lainnya dalam skuad asuhan Sigit Ari tersebut, Agil Angga Anggara. ’’Angga masih lumayan bagus penampilannya hari ini (kemarin, Red),’’ puji pelatih yang sedekade lebih jadi tangan kanan pelatih Bhayangkara Samator sebelumnya, Ibarsjah Djanu Tjahjono itu.

Pihak Bhayangkara Samator, ungkap Sigit, memberikan kebebasan kepada Rendy untuk pulang ke kampung halamannya. Tidak ada tenggat waktu yang diberikan kepada MVP Proliga 2019 itu.

Salah satu momen Rendy Febrian Tamamilang bersama ibundanya. (Foto: Instagram)

’’Kami memberikan waktu penuh kepada Rendy untuk bertemu dengan keluarganya. Karenanya kami belum tahu kapan pastinya Rendy akan kembali bergabung bersama kami di sini,’’ sambung Sigit.

Untungnya, dalam seri kedua putaran 1 Proliga 2022 ini Bhayangkara Samator hanya menjalani satu pertandingan saja. Pertandingan berikutnya yang harus dijalani Nizar Julfikar dkk baru terjadi pada 22 Januari mendatang ketika menghadapi klub milik mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Bogor LavAni.

Sigit pun berharap anak asuhnya bisa kembali ke performa terbaiknya dalam seri ketiga putaran 1 tersebut. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.