Selasa, 12 Mei 2026, pukul : 01:04 WIB
Surabaya
--°C

Rumini dan Siskaee

Manusia primitif hidup sebagai nomaden dengan berpindah-pindah secara konstan dari satu tempat ke tempat lainnya. Hal itu dilakukan setelah hewan-hewan buruan di wilayahnya semakin menipis jumlahnya dan tidak cukup lagi memenuhi kebutuhan makanan kelompoknya.

Perpindahan nomaden ini juga dilakukan untuk menghindari serangan musuh yang lebih kuat, yang sering memburu dan membunuh kelompok yang lebih lemah. Ketika tempat tinggalnya sudah tercium musuh maka kelompok nomaden harus segera meninggalkan tempat untuk menyelamatkan diri menghindari serangan.

Dalam proses pelarian ini kelopok nomaden harus bergerak cepat. Semua anggota kelompok harus bisa bergerak cepat untuk menghindari kejaran lawan. Dalam kondisi demikian, orang-orang tua yang lemah dan tidak bisa bergerak cepat akan ditinggalkan oleh kelompok nomaden.

Dalam kasus seperti ini seorang anak harus meninggalkan ayah atau ibunya yang sudah lemah dan tidak mampu bergerak mengikuti kecepatan rombongan. Sang anak akan meninggalkan ayah atau ibunya di suatu tempat dengan bekal makanan secukupnya. Sang anak berjanji akan menjemput setelah menemukan tempat yang aman.

Orang tua sudah sadar bahwa hal itu tidak mungkin dilakukan anaknya. Orang tua itu sadar bahwa pelan-pelan ia akan mati karena kehabisan bekal makanan. Kalau bekal makanan masih cukup ia masih menghadapi bahaya dibunuh oleh kelompok lawan yang memergokinya. Kalau orang tua itu tidak tepergok lawan ia masih sangat mungkin mati karena dimakan binatang buas.

Tradisi primitif ini masih tetap berlanjut sampai manusia menjadi modern seperti sekarang. Survival of the fittest menjadi jalan hidup manusia modern untuk mempertahankan diri dan memastikan hidupnya nyaman dan aman. Survival of the fittest menjadi justifikasi bagi manusia modern untuk mengakumulasi modal dan kekayaan sebanyak mungkin dengan mengorbankan orang lain.

Liberalisme ekonomi yang serakah adalah perwujudan dari cara hidup survival of the fittest yang paling primitif. Orang yang mengeruk keuntungan triliunan rupiah dari bisnis PCR di tengah pandemi menunjukkan bahwa dia melakukan tindakan primitif, sebagaimana manusia purba yang menyelamatkan diri sendiri tanpa peduli nasib orang lain.

Tradisi purba ini juga berkembang sampai sekarang dalam etika kedokteran di negara liberal, yang membolehkan bunuh diri medis melalui eutanasia. Praktik medis semacam ini disamakan dengan tradisi orang purba yang meninggalkan orang tua yang renta di tengah perjalanan, dan membiarkannya mati kelaparan, dibunuh lawan, atau diterkam binatang buas.

Naluri primitif tidak selamanya selfish atau mementingkan diri sendiri. Naluri untuk melindungi dengan kasih sayang dipunyai oleh perempuan, yang sanggup berkorban untuk melindungi anaknya maupun kerabatnya yang lemah-renta. Tapi, dalam kehidupan primitif wanita tidak punya kuasa mengambil keputusan seperti lelaki.

Rumini menunjukkan naluri melindungi yang tinggi terhadap Salamah. Anak-anak Bu Trimah menunjukkan naluri primitif yang memilih meninggalkan ibunya di pinggir jalan dan membiarkannya mati pelan-pelan.

Ada lagi naluri perempuan primitif sejenis Siskaee, yang memanfaatkan keperempuannya untuk menarik perhatian lawan jenis dan mengeruk keuntungan darinya. Perempuan seperti Siskaee mempunyai kebiasaan primitive-eksibionis yang ekstrem dengan memanfaatkan media sosial untuk memamerkan payudarda dan alat vitalnya.

Naluri primitif Siskaee dipamerkan secara luas, ditonton ratusan ribu orang yang menderita kelainan jiwa ‘’voyeurisme’’, ketagihan mengintip bagian vital orang lain. Siskaee semakin ketagihan menjalankan aktifitas primitif ini sampai melakukannya di tempat umum seperti bandara.

Rumini, Siskaee, dan anak-anak Bu Trimah menjadi contoh tradisi purba yang masih langgeng dalam hidup kita sampai sekarang. Kita bebas menentukan jalan mana yang akan kita pilih. (*)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.