JEDDAH-KEMPALAN: Setelah jadi teka-teki di mana Kualifikasi Sprint diberlakukan pada balapan Formula 1 musim depan, maka Sabtu (5/12) mulai terungkap di sirkuit mana saja yang akan menggunakan format Kualifikasi Sprint.
Setidaknya ada enam calon venue Grand Prix Formula 1 yang sudah disodorkan pihak Formula 1 menggelar Kualifikasi Sprint. Seperti yang dibahas dalam pertemuan di antara Team Principal dan petinggi F1 di Jeddah, Arab Saudi.
Dari keenam venue Grand Prix yang diusulkan akan diberlakukan format Kualifikasi Sprint itu, rata-rata adalah sirkuit yang terletak di Benua Biru Eropa. Seperti di dalam Grand Prix Emilia Romagna (Sirkuit Imola) 24 April 2022, Grand Prix Austria (Red Bull Ring) 10 Juli 2022, dan Grand Prix Belanda (Sirkuit Zandvoort) 4 September 2022.
Sementara, dua tuan rumah lainnya ada di benua Amerika. Yaitu di Grand Prix Kanada (Sirkuit Montreal) 19 Juni 2022 dan Grand Prix Brasil yang berlangsung di Sirkuit Interlagos 13 November 2022. Satu sirkuit lainnya di benua Asia, Grand Prix Bahrain (Sirkuit Sakhir) 20 Maret 2022.
Bukan hanya membahas penambahan jumlah Grand Prix yang akan memberlakukan Kualifikasi Sprint. Dalam pertemuan tersebut juga dibahas suntikan dana dari Federasi Otomotif Dunia atau FIA sebagai kompensasi dari bertambahnya Kualifikasi Sprint ini.
Dari proposal pertama yang sudah diajukan, sokongan dana FIA kepada tiap tim nominalnya itu bisa mencapai di angka USD 500 ribu. Atau, jika dikalkulasikan ke Rupiah jumlahnya menjadi Rp 7,2 miliar.
Jumlah tersebut harus dibayarkan FIA kepada setiap tim dalam satu balapan yang menggunakan Kualifikasi Sprint. Tetapi, hitungannya masih lima kali Kualifikasi Sprint. Bukannya enam kali seperti yang sudah disepakati.
Masalah uang dipandang tim-tim kontestan Formula 1 musim depan sebagai hal yang penting di dalam usulan Kualifikasi Sprint. ’’Kami tidak mau kehilangan banyak uang ketika kami turun di dalam Kualifikasi Sprint,’’ begitu yang diungkapkan salah seorang sumber.
Nominal angkanya pun masih akan dibahas lagi lebih lanjut. Sebab masih ada pro kontra terkait dengan pembatasan angka biaya yang harus digelontorkan satu tim dalam setiap kali di balapan dengan Kualifikasi Sprint. (Motorsport, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi