Selasa, 12 Mei 2026, pukul : 13:04 WIB
Surabaya
--°C

Tiga Edisi Merajai, Ratri Belum Terganti

NUSA DUA-KEMPALAN: Tahun 2021 bukan hanya milik Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Di Olimpiade 2020 Tokyo, pasangan ini merebut medali emas dari nomor ganda putri. Tahun 2021 ini pun juga jadi milik Leani Ratri Oktila.

Sama seperti Greys/Apri yang memenangi medali emas Olimpiade, Ratri juga jadi kolektor juara terbanyak di kontingen Indonesia pada ajang Paralimpiade di Tokyo, Agustus lalu. Ratri saat itu merengkuh dua medali emas dan satu medali perak.

Seperti Greys/Apri, satu emas Ratri juga didapat dari nomor ganda putri SL3-SU5 berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah. Yang membuatnya lebih hebat dari Greys/Apri, Ratri pun menyabet medali emas di nomor ganda campuran SL3-SU5 bersama Hary Susanto.

Satu hal lagi yang membedakannya jika dibandingkan dengan pasangan Greys/Apri, Ratri memenangi medali perak di nomor tunggal putri SL4.

Penganugerahan award terbaik ini langsung diberikan Presiden BWF Poul-Erik Hoyer Larsen di The Westin Resort, Nusa Dua, Jumat (3/12). ’’Saya bangga dapat terpilih jadi BWF Female Para Badminton Player of The Year tahun ini,’’ ucap Ratri dalam keterangan tertulisnya.

Ratri mengungguli beberapa nomine lainnya seperti Cheng Hefang dan Liu Yutong (Tiongkok), Faustine Noel (Prancis), Sujirat Pookham (Thailand), dan Sarina Satomi (Jepang). Dominasinya dalam award itu pun semakin panjang.

’’Ini sekaligus merupakan penghargaan ketiga saya dalam tiga tahun berturut-turut,’’ tambahnya. Bedanya, dengan dua edisi sebelumnya, tahun ini ditambah dengan medali emas di dalam ajang Paralimpiade.

Seharusnya, Ratri bisa saja kembali meraup gelar terbaik lainnya dari BWF lebih dari satu. Namanya masuk di dalam nominasi atlet Para Bulutangkis Ganda Terbaik Tahun Ini. Dia berpasangan dengan Hary Susanto. Sayangnya, award itu harus lepas ke tangan ganda putra Prancis Lucas Mazur/Faustine Noel.

Terlepas dari kegagalan itu, Ratri pun tetap bersyukur kerja kerasnya sepanjang 2021 ini diperhatikan oleh klubnya masing-masing. ’’Semoga saya bisa jadi motivasi bagi diri kami sendiri dan jadi sumber inspirasi bagi orang lain,’’ harap atlet para bulutangkis yang sudah berusia 30 tahun itu. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.