Kamis, 7 Mei 2026, pukul : 04:43 WIB
Surabaya
--°C

IDI: Nataru Tak Ada Lonjakan, Pandemi Covid-19 di Indonesia Bisa Selesai

JAKARTA-KEMPALAN: Adib Khumaidi selaku Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) ikut memberikan pendapatnya mengenai adanya pandemi virus corona (Covid-19) yang ada di Indonesia. Dirinya mengungkapkan bahwa pandemi ini akan selesai apabila saat Natal dan Tahun baru 2022 (Nataru) nanti, tidak terdapati adanya lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di seluruh Indonesia.

Adib sekaligus menghimbau para masyarakat agar tingkat disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes) 3M harus selalu dipertahankan serta ditingkatkan agar dapat mencegah lonjakan kasus Covid-19 pada Nataru mendatang. 3M yang dimaksud adalah memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Jangan mencoba untuk mengurangi standar (prokes), sampai kapan? ya kita berharap dan parameter yang selalu saya sampaikan, di Desember Januari ini jika tidak ada lonjakan kasus positif dan tidak ada lonjakan kasus pasien yang ada di perawatan. Mudah-mudahan kita bisa selesai dengan pandemi Covid-19,” ungkap Adib saat memberikan konfirmasinya melalui acara daring yang disiarkan melalui kanal YouTube Lawan Covid19 ID pada, Rabu (24/11).

Dirinya juga kembali mengakui bahwa para pihaknya sendiri, sebagai garda terdepan yang telah menyiapkan beberapa persiapan sebagai bekal untuk menghadapi potensi dari adanya gelombang tiga Covid-19 yang ada di Indonesia pada akhir atau awal tahun mendatang. Persiapan-persiapan tersebut merupakan SDM tenaga kesehatan, hingga manajemen rumah sakit terhadap fluktuasi pasien Covid-19 yang tengah dirawat inap.

Meskipun demikian, Dirinya juga tetap mendorong para pemerintah pusat dan juga daerah agar tetap mencukupi apa yang menjadi kebutuhan dari para tenaga kesehatan apabila memang benar-benar terjadi adanya lonjakan kasus ini.

“Saya yakin teman-teman di lapangan, di daerah sudah bisa melakukan upaya itu. Kenapa? kita sudah belajar banyak, bulan Januari bulan Juli pada kenaikan kasus kemarin. Kesiapan-kesiapan kita dan bagaimana upaya koordinasi itu yang harus tetap diupayakan sehingga kita akan siap kalau ada lonjakan kasus,” terangnya.

Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan pada kesempatan sebelumnya juga tengah menyebut bahwa Indonesia baru bisa dikatakan berhasil dalam mengendalikan pandemi virus corona di Indonesia apabila tidak terdapat lonjakan kasus covid-19 pada saat libur Natal di akhir 2021 serta libur Idulfitri pada pertengahan 2022 nanti.

Dirinya (Budi) mengatakan hal tersebut, dikarenakan Indonesia sendiri hingga sampai saat ini belum juga berhasil untuk dapat melewati momen dua hari raya itu terjadinya lonjakan kasus covid-19 yang begitu signifikan, serta tercatat menelan banyak korban.

Budi kembali melanjutkan, strategi jitu agar Indonesia dapat berhasil dalam mengendalikan pandemi covid-19 tersebut adalah dengan sikap disiplin menjalankan tiga strategi. Yang pertama ialah upaya surveilans pemerintah melalui program testing, tracing, dan treatment (3T). Yang kedua masyarakat yang mempunyai sikap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 3M yang meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Serta yang ketiga adalah dengan adanya program vaksinasi covid-19 secara nasional.(cnnindonesia/Akbar Danis)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.