GRESIK-KEMPALAN: Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPA) Kabupaten Gresik menggelar Workshop Implementasi Program Bangga Kencana tahap II bagi para kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD/SubPPKBD). Setelah sebelumnya mengajak kader di wilayah selatan Gresik, hari ini Senin (15/11) giliran kader dari wilayah Utara Gresik sebanyak 10 kecamatan yang mendapat giliran.
Program Bangga Kencana sendiri adalah salah satu program BKKBN yang memiliki kepanjangan yaitu program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana. Dengan program ini, diharapkan pembangunan dan pemberdayaan keluarga sebagai elemen terkecil dalam masyarakat bisa membawa efek kesejahteraan bagi masyarakat luas.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah atau yang akrab dipanggil Bu Min dalam sambutannya ketika membuka kegiatan mengucapkan selamat datang kepada para kader yang sudah dikirim kecamatan dan desanya masing-masing untuk hadir di kegiatan ini.
“Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang dikhususkan untuk orang orang yang peduli dengan kasehatan masyarakat di kabupaten gresik,” ungkap Bu Min.
Menurut Bu Min, salah satu tugas yang harus diemban oleh para kader adalah dengan memastikan usia perkawinan yang ada di wilayah masing-masing. “Ini supaya nanti bisa melahirkan anak-anak yang sehat dan orang tuanya juga sehat,” terang Bu Min.
Selain itu, kata Bu Min sangat penting untuk memberikan pengetahuan mengenai jarak antar kelahiran anak yang ideal dan bagaimana cara menyusui bayi dengan baik terutama kepada calon ibu baru, sehingga kualitas hidup anak yang baru lahir menjadi tinggi.
Kualitas kesehatan anak…

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi