LONDON-KEMPALAN: Alat peledak yang berada di dalam mobil Taksi telah meledak di kota Utara Britania Raya yaitu Liverpool pada Minggu (14/11). Dalam mobil Taksi tersebut, dapat dipastikan bahwa terdapat penumpang di dalamnya. Polisi setempat kemudian mengatakan bahwa tindakan tersebut masuk ke dalam tindakan teroris.
Polisi mengatakan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas dari penumpang yang berada di dalam mobil Taksi tersebut. Penumpang tersebut kemudan meninggal karena ledakan tersebut.
“Meskipun motivasi dan niat dari ledakan tersebut belum dapat dipastikan serta dimengerti, namun melihat dari semua keadaan yang ada, kami kemudian mendeklarasikan kejadian tersebut sebagai tindakan teroris. Pihak penangkal terorisme dari kepolisian telah melakukan investigasi lebih lanjut” ucap Asistem Kepala Kepolisian Penangkal Terorisme di Liverpool yaitu Russ Jackson.
Mobil Taksi tersebut meledak tepat di luar Rumah Sakit Perempuan Liverpool yang kemudian membunuh penumpang yang ada.
Namun, pengemudi dalam mobil Taksi tersebut kabur dari tempat kejadian ledakan tersebut.
Dalam melakukan investigasinya, pihak kepolisian kemudian telah menangkap tiga pria yang berumur 29 tahun, 26 tahun dan 21 Tahun pada Minggu (14/11).
Jackson kemudian mengatakan bahwa pengemudi mobil Taksi tersebut memang mengambil penumpang yang memiliki tujuan untuk ke rumah sakit Perempuan di Liverpool tersebut.
Namun, ia mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak mengetahui mengapa kemudian pelaku meledakkan tiba-tiba di tempat yang ingin dituju oleh penumpangnya.
(France24, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi