Minggu, 26 April 2026, pukul : 16:05 WIB
Surabaya
--°C

COVID-19 Mengganas, Warga Singapura Kelaparan

Ilustrasi COVID-19 di Singapura-CNA

SINGAPURA-KEMPALAN: Pandemi COVID-19 yang telah ada sejak akhir tahun 2019 hingga saat ini telah memberikan banyak dampak bagi dunia. Tidak terkecuali bagi salah satu negara kaya di dunia yaitu Singapura, banyak warga Singapura yang hingga saat ini semakin sulit untuk menghidupi kebutuhan pokok hidupnya.

Di negara kaya seperti Singapura, food insecurity masih menjadi fenomena yang nyata adanya. Terlebih lagi ditambah dengan adanya permasalahan pandemi COVID-19, semua negara yang ada termasuk Singapura sangat sulit untuk memenuhi kebutuhannya. Gaji yang tidak cukup dan juga proteksi buruh yang tidak kapabel kemudian menjadikan banyak warga Singapura yang semakin berada di ambang kelaparan.

Pada tahun 2019, Singapura menjadi negara dengan keamanan pangan nomor 1 di dunia.

Berdasarkan studi yang ada oleh Beyond Social Services, dapat ditemukan data bahwa penghasilan warga Singapura mengalami penurunan yang sangat masif. Sebelum pandemi, warga Singapura bisa mendapatkan 1600 Dollar Singapura, namun ketika terkena pandemi, jumlahnya menjadi 500 Dollar Singapura.

Kemudian juga melansir dari Aljazeera, banyak warga Singapura yang merasa sulit untuk memenuhi kebutuhan makannya sehari. Terkadang mereka hanya memenuhi perutnya dengan meminum air mineral atau membeli makanan yang sangat murah. Tujuannya hanya untuk memenuhi perut hingga tidak mementingkan kandungan nutrisi yang ada.

Sebagai contohnya, karena tidak mampu membeli susu formula, beberapa bayi di Singapura diberikan krimer yang sering digunakan sebagai tambahan kopi.

Terdapat pula sebuah laporan yang memberikan bukti bahwa kesehatan warga Singapura menurun secara drastis.

Kementerian Sosial dan Pengembangan Keluarga Singapura mengatakan bahwa pihaknya memang sudah menyadari adanya fenomena ini sejak lama dan berupaya menangani permasalahan tersebut.

Kemudian juga pihak Kementerian Sosisal dan Pengembangan Keluarga Singapura memberikan data dari badan PBB yang menangani pangan yaitu FAO bahwa akan ada 4,5 persen populasi Singapura yang adakan menghadapi kelaparan tingkat sedang.

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.