Inilah dimensi yang disebut oleh Castells sebagai ‘’The End of Millenium’’ dalam triloginya (1998). Globalisasi melahirkan dominasi negara-negara kapitalis besar. Tapi globalisasi juga melahirkan kekuatan nasionalisme baru, yang menandai akhir dari sebuah millennium. Negara-negara kapitalis besar itu pada akhirnya harus mengalah kepada negara-negara yang punya identitas nasional yang kuat.
Nasionalisme dan spirit Islam yang melekat pada diri Tofan itu terlihat dalam pembelaannya yang kuat terhadap Palestina. Dalam perjalanan karir jurnalistiknya Tofan berkunjung ke Palestina dan melihat dari dekat perjuangan bangsa terjajah itu untuk merebut kemerdekaan dari Israel. Di era global yang serba terbuka sekarang ini, penjajahan yang dilakukan oleh Israel, dengan dukungan Amerika Serikat, sudah kehilangan legitimasinya.
Inilah era ‘’the end of millenium’’, akhir dari millennium, ketika kekuatan imperialisme dan kolonialisme global harus diakhiri, dan kemerdekaan semua bangsa diakui. Tulisan dan analisis Tofan yang sangat simpatetik terhadap perjuangan Palestina menjadi bukti keberpihakannya yang jelas terhadap fenomena ‘’the end of millennium’’ itu.
Tofan Mahdi mempunyai keterampilan menulis yang fasih, sehingga tulisan-tulisannya terasa ringan tapi penuh tenaga. Tiga dimensi itu, ‘’the network society’’, ‘’the power of identity,’’ dan ‘’the end of millenium’’, tercermin semua dalam kumpulan ‘’Pena di Atas Langit 2’’ ini.
Selamat membaca, dan selamat menjelajah. (*)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi