Selasa, 26 Mei 2026, pukul : 00:02 WIB
Surabaya
--°C

Pena di Atas Langit 2: Tiga Dimensi Tofan Mahdi

Judul Buku: Pena di Atas Langit 2
Penulis: Tofan Mahdi
Penerbit: Nuansa Grafika
Jumlah Halaman: 312 halaman
Peresensi: Dr. Dhimam Abror Djuraid

KEMPALAN: Membaca Tofan Mahdi adalah penjelajahan luas yang merentang jauh menembus banyak dimensi. Dari sebuah desa kecil di Pasuruan, petualangan Tofan meluas sampai jauh ke berbagai antero dunia. Membaca Tofan tidak bisa hanya dilihat dari satu dimensi saja. Pengembaraannya menunjukkan fenomena multi-dimensi khas yang menjadi ciri manusia global dan manusia mondial masa kini.

Dari sebuah desa kecil di Pasuruan, pada awalnya Tofan tidak ingin meninggalkan wilayahnya. Ia tetap ingin bekerja di Surabaya, supaya tetap bisa dekat dengan ibunya. Sosok ini menjadi sangat penting dalam perjalanan karir Tofan. Sosok ibu menjadi motivator sekaligus punden dan sumber kekuatan spiritual, yang menjadi inspirasi dalam perjalanan karir dan hidup Tofan.

BACA JUGA  Pilkades Serentak 2026: Satu RT Dua ‘Kemanten’.Strategi Politik Doni Suhendro Raih Simpati Warga di Bligo Sidoarjo

Perjalanan hidupnya berubah. Tofan menjadi manusia global karena tuntutan profesinya. Setelah menyelesaikan episode formal sebagai wartawan profesional bersama Jawa Pos, Tofan hijrah ke Jakarta untuk bergabung dengan perusahaan perkebunan perkembunan nasional. Sebuah pilihan yang awalnya tidak benar-benar ia inginkan, karena sejak awal ia ingin menjadi wartawan profesional.

Ia sempat ragu. Tapi kemudian ia meyakini pilihan itu sebagai bagian dari takdir perjalanan hidupnya. Pilihan itu ternyata menjadi episode baru yang menjadi pelengkap dimensi hidupnya yang semakin kaya dan beragam. Ia menjadi seorang public relation profesional dan tetap bisa mempertahankan identitasnya sebagai seorang wartawan.

Tofan adalah personifikasi khas dari munculnya fenomena network society atau masyarakat berjaringan. Sebagaimana ditengarai oleh Manuel Castells dalam The Rise of Network Society (1996), masyarakat berjaringan muncul sebagai bagian dari globalisasi dunia akibat ditemukannya teknologi informasi dan internet. Dunia yang global kemudian terhubung menjadi satu, menjadi sebuah jalinan jaringan dunia yang disimbolkan dengan w.w.w atau world-wide web.

BACA JUGA  Gebrakan Rakernas KONI 2026: Sinkronisasi Asta Cita, Struktur Intelijen Baru, hingga Klusterisasi PON
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.