Rabu, 29 April 2026, pukul : 07:01 WIB
Surabaya
--°C

Demi Anies, Sekretaris Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Darat Ini Siap Dipecat

BENGKULU–KEMPALAN: Sekretaris Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Provinsi Bengkulu Kapten (Purn) Abdul Karim Tukih sudah mantap mendukung dan memperjuangkan Anies Baswedan menjadi Presiden RI lewat wadah Relawan Anies P-24.

Mantan Dantim Intel Rem 043/Garuda Hitam, Lampung, ini pun siap melepaskan jabatannya di organisasi pernawirawan tersebut kalau memang tidak dibolehkan untuk terlibat dalam dukung-mendukung calon presiden.

“Sebetulnya ada arahan tidak boleh berpolitik. Tapi ini kan bukan berpolitik. Relawan. Kan gitu. Enggak ada masalah. Ini hak kita. Kalau memang enggak boleh, saya lepas pengurus PPAD itu. Silakan saja,” jelasnya Selasa, 21 Juni 2022.

Dia menegaskan di Bengkulu Anies memang mendapatkan dukungan dari mayoritas purnawirawan TNI. Bahkan Ketua Dewan Pembina Relawan Anies P-24 Provinsi Bengkulu, kelompok relawan yang ia pimpin, adalah Kolonel (Purn) Ahmad Bestari yang saat ini menjabat Ketua PPAD Provinsi Bengkulu.

Kapten (Purn) Abdul Karim Tukih bersama Anies Baswedan (Foto: Relawan Anies P-24 Bengkulu)

Menariknya lagi, 90 persen anggota Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) sayap Gerindra yang pada Pilpres 2019 lalu mendukung Prabowo Subianto, saat ini juga menyatakan mendukung Anies. Bahkan bergabung dalam Relawan Anies P-24.

“90 persen purnawirawan TNI yang dulu di PPIR sekarang mendukung Pak Anies,” beber Kapten Abdul Karim Tukih yang sebelumnya menjabat Kakorwil PPIR Provinsi Bengkulu ini.

Karena itu pula, selain kepada masyarakat umum, dia juga terus menyosialisasikan Anies Baswedan di lingkungan para purnawirawan TNI. Apalagi dia saat ini merupakan admin grup Whatsapp Persatuan Purnawirawan Bengkulu Bersatu yang mempunyai 600 lebih anggota.

“Saya juga sering posting kegiatan Pak Anies,” ungkapnya.

Dia pun langsung mengklarifikasi dan meluruskan kalau ada info-info yang tidak benar terkait Anies Baswedan. Misalnya ada seorang koleganya sesama purnawirawan TNI yang memposting potongan video terkait pertanyaan Anies tidak akan maju sebagai capres kalau Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto maju pada Pemilihan Presiden.

Dia menegaskan pernyataan itu disampaikan dalam konteks Pilpres 2019. Dan Anies sudah menepatinya dengan tetap tidak bersedia menjadi capres pada Pilpres 2019 lalu.

“Dia katakan tidak mungkin Pak Anies akan berkhianat. Saya bilang, kalau kita menyampaikan sesuatu harus jelas referensinya. Lihat postingan itu tahun berapa,” tegasnya mengulangi pernyataannya.

Selain kalangan TNI, masih katanya melanjutkan, DPW Relawan Anies P-24 Provinsi Bengkulu juga diperkuat sejumlah intelektual. Setidaknya ada tiga pengurus DPW Relawan Anies P-24 Provinsi Bengkulu bertitel doktor, enam orang dosen, dan tujuh orang ahli agama Islam atau ustadz. (kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.