SURABAYA-KEMPALAN: Permasalahan terhadap operasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sering dikeluhkan oleh pengelola di antaranya proses laporan dan entry Data yang harus menggunakan komputer dan internet.
Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Achmad Hidayat mengungkapkan dirinya seringkali dikeluhi permasalahan laptop tersebut sehingga ia sempat menyumbang laptop untuk PAUD di wilayah Kalidami, Mojo, Kecamatan Gubeng.
“Semangat para bunda untuk mendidik Tunas Bangsa di usia dini harus dijaga, melalui kebijakan yang berpihak pada Pendidikan Anak Usia Dini,” kata Wakil Sekretaris Achmad Hidayat.
Dirinya mengungkapkan Pendidikan Anak Usia Dini memiliki andil besar terhadap pembentukan mental karakter anak , oleh karena itu perkembangan kemajuan kota harus diiringi dengan perangkat pendidikan yang mapan.
“Inshaallah di tahun 2022 kepemimpinan Eri-Armudji akan memberikan perhatian penuh terhadap PAUD, terlebih Ketua DPRD dari PDI Perjuangan juga senantiasa menyerap aspirasi masyarakat,” ujar Achmad.
Ia juga mengapresiasi semangat Bunda – Bunda PAUD yang selama ini telah semangat memberikan Pengajaran serta pengabdian yang luar biasa terhadap tunas Bangsa.
Berdasarkan data yang ada, jumlah Pos PAUD Terpadu di Kota Pahlawan jumlahnya sebanyak 858 lembaga. Sedangkan untuk Taman Penitipan Anak (TPA) 50 lembaga, Kelompok Bermain (KB) 418 lembaga dan Taman Kanak-kanak (TK) ada 1.322 lembaga. (*)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi