Menu

Mode Gelap

kempalansport · 31 Okt 2021 23:58 WIB ·

Kurang Tenang, The Minions pun Tumbang


					Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat memberi perlawanan kepada pasangan Korsel Ko Sung-hyun/Shin Baek-cheol, Minggu malam (31/10). (Foto: Badminton Photo) Perbesar

Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat memberi perlawanan kepada pasangan Korsel Ko Sung-hyun/Shin Baek-cheol, Minggu malam (31/10). (Foto: Badminton Photo)

PARIS-KEMPALAN: Mimpi pasangan ganda putra nomor satu BWF Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamulyo kembali memenangi Prancis Terbuka kandas. Pada final ganda putra di Stade Pierre de Coubertien, Paris, Minggu malam (31/10), Markus/Kevin menyerah di tangan ganda putra senior Korsel, Ko Sung-hyun/Shin Baek-cheol.

The Minions (sebutan pasangan Marcus/Kevin) tumbang di tangan Ko/Shin dalam straight game 17-21, 20-22. Kemenangan ini mengulangi sukses dari pasangan Ko/Shin seperti pada semifinal Selandia Baru Terbuka 2016 silam. Saat itu, The Minions juga takluk dalam straight game 16-21, 16-21.

Kegagalan di Prancis Terbuka ini memperpanjang paceklik gelar bagi The Minions selama 2021 ini. Dalam enam turnamen tak sekalipun gelar yang mampu mereka bawa pulang. Bandingkan di tahun lalu saat mereka bisa membawa dua gelar juara.

Bukan hanya menghancurkan harapan Marcus/Kevin mengangkat gelar juara pertamanya tahun ini. Ganda putra Ko/Shin yang sama-sama berumur kepala tiga itu pun juga sudah membuyarkan peluang All Indonesian Final di ganda putra.

Itu setelah pasangan yang pernah menempati peringkat pertama ganda putra BWF per 2016 lalu tersebut juga menyingkirkan ganda putra terbaik Indonesia lainnya dalam perempat final. Yaitu Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Ahsan/Hendra ketika itu menyerah 21-16, 19-21, 13-21. Uniknya, semua lawan-lawan yang telah ditaklukkan Ko/Shin dari babak perempat final menempati empat besar unggulan. Seperti status Marcus/Kevin sebagai seeded pertama, Ahsan/Hendra seeded kedua, dan ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik seeded keempat.

Seperti yang sudah dikhawatirkan pelatih ganda putra Pelatnas PP PBSI Herry Iman Pierngadi di saat sebelum final, faktor ketenangan yang bisa jadi pengganjal langkah Marcus/Kevin. Benar, di final justru pasangan Ko/Shin yang lebih tenang meladeni setiap pukulan Marcus/Kevin selama 39 menit.

Coach Naga Api (julukan Herry IP) sudah memberi masukan kepada Marcus/Kevin supaya dapat mencuri angka dari Ko/Shin. ’’Lebih agresif di depan net. Ambil colongan di depan. Jangan lupa mainkan kombinasi pukulan panjang,’’ begitu pesan Herry IP saat jeda gim kedua. Sayangnya, itu semua gagal terwujud.

Walaupun gagal, The Minions jadi pasangan dari Indonesia yang mampu melangkah paling jauh. Bandingkan dengan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang mentok mencapai di semifinal. Mereka akan menebus kegagalannya ini dalam Hylo Terbuka 2021 pekan depan. (Yunita Mega Pratiwi)

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Liga Spanyol: Prediksi Real Madrid vs Sevilla

28 November 2021 - 16:09 WIB

Liga Inggris: Prediksi Man City vs West Ham

28 November 2021 - 12:03 WIB

Mo Farah, dari Raja Lari Maraton, Ingin Jadi Presenter Acara TV Anak-Anak

28 November 2021 - 10:18 WIB

Apakah Rangnick Orang yang Tepat untuk Man United?

28 November 2021 - 10:17 WIB

Update Klasemen Liga Inggris: Persaingan di Papan Atas Makin Ketat

28 November 2021 - 07:01 WIB

The Minions yang ke Final, The Babbies ke WTF Finals

28 November 2021 - 06:22 WIB

Trending di kempalansport