WASHINGTON D.C-KEMPALAN: Joe Biden telah mendapatkan penghargaan—bukanlah penghargaan yang membanggakan melainkan penghargaan yang tidak disangka-sangka. Ia mendapatkan penghargaan sebagai Presiden AS terburuk semenjak Perang Dunia II jika membandingkannya dari approval rating.
Salah satu korporasi polling terbesar di AS yaitu Gallup Poll telah merilis dat a yang menunjukkan bahwa pada bulan Oktober, Performa Biden sebagai Presiden AS hanya mendapatkan approval rating sebesar 42%. Hal tersebut turun secara drastis dari 56% ketika ia baru menjabat selama tiga bulan pertama.
Rating tersebut menurun dengan sangat drastis yaitu 11.3% yang kemudian angka tersebut menandai sebagai penurunan terparah sejak Presiden Harry Truman pada tahun 1945.

Tidak ada Presiden AS lainnya yang mendapatkan data tersebut semenjak Perang Dunia II. Bahkan, pendahulu Biden yaitu Obama hanya mengalami penurunan sebesar 10.1% persen saja dalam Quarter 3, namun secara total, ia masih mendapatkan approval rating sebesar 53%.
Approval rating Biden menurun secara drastis mulai bulan Juli silam terlebih lagi dalam kasus Afghanistan, krisis di perbatasan hingga semakin masifnya kasus COVID-19. Hanya dalam bulan Juni saja, approval rating Biden berdasarkan Gallup Poll turun dari 56% menjadi 42%.
Banyak pengamat politik yang memberikan pandangannya di Twitter dengan mengatakan bahwa approval rating Biden sekiranya akan terus bertahan dalam rentang 40%.
Namun, selain Gallup Poll, terdapat badan polling lainnya seperti misalnya Grinnel College Poll yang merilis data bahwa approval rating Biden pada saat ini hanya mencapai 37%. Kemudian juga dalam polling tersebut, 52% warga AS percaya bahwa sistem demokrasi AS sedang dalam kondisi yang membahayakan.
(RussianTimes, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi