Dinanti Tren Buruk vs Momota, Ini yang Jadi Kunci Utama Jojo
ODENSE-KEMPALAN: Superioritas Jonatan Christie masih belum terhenti sejak pertandingan terakhir penyisihan Piala Thomas-Uber 2020. Dari enam kali bertanding, keenam-enamnya dapat dia tuntaskan dengan kemenangan.
Bahkan, langkah tim Thomas Indonesia memenangi Piala Thomas pekan lalu pun tak bisa lepas dari kontribusi Jojo (sapaan akrab Jonatan Christie). Catatan bagus itulah yang akan mendapat ujian dari salah satu musuh bebuyutannya, Kento Momota.
Pebulutangkis berperingkat nomor satu BWF itu bakal menghadang Jojo dalam perempat final Denmark Terbuka 2021 di Odense Sports Park, Odense, Jumat siang ini. Momota datang dengan rekor bagus di depan Jojo.
Dari lima pertemuan terakhir, hanya sekali Jojo mampu mempecundangi Momota. Tepatnya saat Babak 16 Besar dalam ajang Malaysia Terbuka 2019. Ketika itu Momota tumbang straight game 20-21, 15-21.
Dalam rilis resmi PP PBSI, Jojo mengungkap kunci utamanya sebelum bersua pebulutangkis dari Jepang tersebut. ’’Saya menjaga kondisi agar selalu prima, juga menjaga pikiran dan mental. Itu harus dijaga sebaik mungkin,’’ tutur Jojo.
’’Dan yang paling penting adalah bagaimana selalu membakar motivasi diri sendiri,’’ sambung pebulutangkis kelahiran Jakarta, 24 tahun yang lalu itu. Memang, dari sisi itulah yang jadi salah satu pendongkrak stamina Jojo.
Faktanya, stamina pebulutangkis berperingkat ketujuh BWF itu bak tenaga kuda yang tak habis walaupun harus menjalani pertarungan tiga gim dalam tiga hari berturut-turut. Seperti yang Jojo alami di Piala Thomas.
Sejak babak perempat final Piala Thomas, dia selalu menuntaskan perlawanan lawan-lawannya pada gim ketiga. Seperti saat mengalahkan single Malaysia Ng Tze Yong 14-21, 21-19, dan 21-16 pada perempat final.
Lalu, dilanjutkan dengan menaklukkan tunggal putra Denmark Anders Antonsen 25-23, 15-21, dan 21-16 pada semifinal. Dalam laga final, Jojo pun menyudahi perlawanan tunggal putra China Li Shi Feng 21-14, 18-21, dan 21-14. Ketiga pertandingan tersebut rata-rata berjalan lebih dari 1 jam. Meski, dalam Denmark Terbuka ini dia belum menemui lawan ketat.
Spirit sebagai jawara Piala Thomas pun jadi motivasi pendukung Jojo. ’’Bukan hanya jadi juara, saya juga bisa bermain cukup baik. Sehingga itu yang menambah kepercayaan diri saya di dalam pertandingan,’’ koar Jojo. (Yunita Mega Pratiwi)









