
Tausiyah Oleh: Bu Nyai Dr. Hj. Mihmidaty Ya’cub
KEMPALAN: Anda mempunyai suatu niat, keinginan, rencana, hajat, atau apapun namanya yang serupa dengan itu, maka libatkanlah Allah terlebih dahulu saat ingin merencanakannya. Allah mengetahui lebih dari yang sekedar kita inginkan, Dia mengetahui segalanya. Mengetahui apa yang benar-benar terbaik untuk kehidupan kita.
Jangan sampai lalai atau bahkan meninggalkan Allah hanya karena kita telah mempunyai pemikiran yang cemerlang, karena hakikatnya pemikiran yang cemerlang itu tercipta dari kuasa Allah SWT. Dalam Al-Qur’an surah 106-109 Allah berfirman yang artinya, “Dan jangan engkau menyembah sesuatu yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi bencana kepadamu selain Allah sebab jika engkau lakukan (yang demikian) maka sesungguhnya engkau termasuk orang-orang zalim. Dan jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghalanginya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan kepada siapa saja yang dikehendaki diantara hamba-hamba-Nya.
Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang. Katakanlah (Muhammad), Wahai manusia! telah datang kepadamu kebenaran (Al-Qur’an) dari Tuhanmu, sebab itu barang siapa mendapat petunjuk maka sebenarnya (petunjuk itu) untuk (kebaikan) dirinya sendiri. Dan barang siapa sesat, sesungguhnya kesesatannya itu (mencelakakan) dirinya sendiri. Dan aku bukan pemelihara dirimu. Dan ikutlah apa yang di wahyukan kepadamu dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan. Dialah hakim yang terbaik.”
Allah memberitahu kepada kita agar jangan sampai menyeru, berdo’a atau meminta kepada selain Allah, karena Lailaha illallah, tidak ada Tuhan yang patut untuk disembah, tempat berlindung dan meminta pertolongan selain Allah. Tidak ada satupun yang bisa memberikan manfaat atupun bahaya selain Allah. Jika ada yang meminta selain kepada Allah berarti dia menghinakan diri sendiri, menjerumuskan diri sendiri ke dalam kesengsaraan dunia dan akhirat.
Jadi mohonlah diberikan kebaikan atau dihindarkan dari berbagai keburukan itu hanya kepada Allah, karena sesungguhnya Allah SWT lah pemberi karunia, pertolongan itu. Jika Allah menimpakan bahaya, maka tidak ada yang mampu menghalanginya.
Begitupun sebaliknya, saat Allah memberikan kebaikan, maka tidak ada satupun yang bisa menolaknya. Allah menimpakan kebaikan atau keburukan kepada siapapun yang dikehendakinya.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi