Sabtu, 14 Maret 2026, pukul : 11:51 WIB
Surabaya
--°C

Rusia Capai Rekor Kematian Tertinggi (Lagi), Pemerintah Tetap Tidak Lakukan Lockdown

Ilustrasi COVID-19-AnadoluAgency

MOSKOW-KEMPALAN: Negara beruang merah, yaitu Rusia dalam 24 jam terakhir melaporkan bahwa jumlah kasus dan kematian Covid-19 bertambah. Pada hari Sabtu (16/10) Rusia melaporkan rekor baru kasus kematian akibat Covid-19  dengan jumlah sebanyak 1.002 orang. Rekor sebelumnya yang dilaporkan pada hari Jumat, yaitu sebanyak 999 kematian akibat Covid-19 dalam periode 24 jam.

Rusia juga telah melaporkan kasus harian virus COVID-19 dalam tiga hari berturut-turut. Pada hari Sabtu (16/10), Rusia melaporkan kasus baru Covid-19 yang telah didiagnosis dalam satu hari terakhir, yaitu sebanyak 33.208 kasus.

Walaupun angka kasus Covid-19 mencapai rekor baru, anggota parlemen tetap menolak untuk menerapkan lockdown di negara beruang merah tersebut. Menurut Valentina Matvienko, Ketua Dewan Federasi Rusia, langkah atau kebijakan untuk lockdown adalah tidak masuk akal. Matvienko mengatakan, “situasinya tidak mudah, tetapi tidak ada alasan untuk memberlakukan lockdown.”

Pada hari Selasa, Presiden Rusia Vladimir Putin mendesak anggota parlemen untuk meyakinkan warga negara agar segera mendapatkan vaksinasi. Putin mengatakan, “Anda tahu bahwa jumlah infeksi meningkat di hampir seluruh daerah dan tenaga kerja medis bekerja dalam kondisi yang sulit. Kita semua tahu betul bahwa vaksinasi dapat menyelamatkan kita dari virus dan penyakit parah lainnya. Penting untuk meningkatkan kecepatan dalam vaksinasi.”

Rusia tertinggal di belakang jika dibandingkan dengan sebagian besar negara lain di dunia dalam hal populasi yang telah mendapatkan vaksinasi. Padahal, Rusia menjadi negara pertama di dunia yang telah menyetujui vaksin COVID-19, yaitu vaksin buatannya sendiri; Sputnik V untuk digunakan pada Agustus 2020 lalu.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa pada hari Kamis jika dokter menganggap perlu, Putin akan mendapatkan suntikan booster. “Semuanya akan tergantung pada rekomendasi dari spesialis. Presiden sangat memperhatikan hal ini. Segera setelah spesialis memahami perlunya vaksinasi ulang, ini akan dilakukan,” kata Peskov.

Sejak awal pandemi hingga sekarang, jumlah kematian resmi Rusia akibat COVID-19 mencapai 222.315 yang merupakan jumlah tertinggi di Eropa. Dan jumlah total yang teridentifikasi dalam kasus COVID-19 di Rusia sejak awal pandemi meningkat menjadi 7.958.384.

Beberapa wilayah di Rusia telah memberlakukan pembatasan tertentu secara lokal karena adanya peningkatan infeksi virus Covid-19. Ada pembatasan dan ketentuan untuk mengunjungi restoran dan acara publik, yaitu orang yang sudah vaksinasi dan pasien yang telah pulih dari infeksi karena menurut data dari Gugus Tugas Virus Corona Rusia menunjukkan bahwa sekitar 45% populasi mungkin memiliki kekebalan terhadap Covid-19 melalui vaksinasi atau infeksi.

 

(CNBC, Muhamad Nurilham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.