Menu

Mode Gelap

kempalanews · 10 Mei 2022 20:12 WIB ·

Parade Hari Kemenangan Rusia: Berikut Isi Pidato Putin


					Parade Hari Kemenangan-DW Perbesar

Parade Hari Kemenangan-DW

MOSKOW-KEMPALAN: Presiden Rusia yaitu Putin menghadiri Perayaan Parade Hari Kemenangan Rusia untuk menandai 77 Tahun kemenangan Soviet dari Nazi Jerman.

Pasukan militer secara rapi terbaris dan jalan beriringan di Red Square pada Senin (9/5).

Tank, kendaaran baja, kendaraan yang membawa misil hingga lainnya juga dapat dilihat secara jelas karena diparkir di jalan utama Red Square.

Namun, pada tahun ini, keadaan berbeda karena Rusia sedang melakukan Operasi Militernya di Ukraina.

Dalam pidatonya pun, Putin mengatakan bahwa tindakannya memang dibutuhkan untuk menghindari agresi dari Barat kedepannya.

Ia kemudian meminta semua pasukan militer yang hadir untuk mengheningkan cipta sejenak untuk menghormati siapapun yang sudah gugur dalam medan pertempuran.

Berikut adalah pidato yang disampaikan Putin pada Parade Hari Kemenangan.

 

Meskipun ada perbedaan pendapat dalam hubungan internasional, Rusia selalu menganjurkan penciptaan sistem keamanan yang setara dan tak terpisahkan, sebuah sistem yang vital bagi seluruh komunitas internasional.

“Pada Desember tahun lalu, kami mengusulkan kesimpulan dari kesepakatan tentang jaminan keamanan. Rusia meminta Barat untuk memasuki dialog yang jujur, mencari solusi kompromi yang masuk akal, untuk mempertimbangkan kepentingan masing-masing. Semuanya sia-sia.”

“Negara-negara NATO tidak mau mendengarkan kami, artinya mereka sebenarnya memiliki rencana yang sama sekali berbeda, dan kami melihat ini. Secara terbuka, persiapan sedang dilakukan untuk operasi hukuman lain di Donbas, invasi ke tanah bersejarah kami, termasuk Krimea.

“Di Kyiv, mereka mengumumkan kemungkinan akuisisi senjata nuklir, blok NATO mulai secara aktif mengambil kendali militer atas wilayah yang berdekatan dengan kami. Dengan demikian, ancaman yang benar-benar tidak dapat diterima bagi kami secara sistematis dibuat, dan terlebih lagi langsung di perbatasan kami.

“Semuanya menunjukkan bahwa bentrokan dengan neo-Nazi, Banderites (simpatisan Nazi Ukraina), yang didukung oleh Amerika Serikat dan mitra junior mereka, tidak dapat dihindari.”

“Kami melihat infrastruktur militer ditingkatkan, ratusan penasihat militer bekerja dan pengiriman reguler senjata modern dari NATO. (Tingkat) bahaya meningkat setiap hari. Rusia secara preventif menolak agresor. Itu perlu, tepat waktu dan … benar. Keputusan negara yang berdaulat, kuat, dan merdeka.”

“Hari ini, para sukarelawan Donbas, bersama dengan tentara Angkatan Darat Rusia, bertempur di tanah mereka sendiri …

“Saya sekarang berbicara kepada Angkatan Bersenjata kami dan sukarelawan Donbas. Anda berjuang untuk Tanah Air, untuk masa depannya, sehingga tidak ada yang melupakan pelajaran dari Perang Dunia Kedua. Sehingga tidak ada tempat di dunia untuk algojo, penghukum, dan Nazi.”

“Kematian setiap prajurit dan perwira kami adalah kesedihan kami bersama dan kehilangan yang tidak dapat diperbaiki untuk teman dan kerabat mereka. Negara, daerah, perusahaan, dan organisasi publik akan melakukan segalanya untuk merawat dan membantu keluarga ini. Kami akan memberikan dukungan khusus, untuk anak-anak dari kawan yang tewas dan terluka. Keputusan Presiden tentang ini ditandatangani hari ini.”

“Amerika Serikat, terutama setelah runtuhnya Uni Soviet, mulai berbicara tentang eksklusivitasnya, merendahkan tidak hanya seluruh dunia tetapi juga satelitnya, yang harus berpura-pura tidak melihat apapun dan dengan patuh menelannya. Tapi kita adalah negara yang berbeda. Rusia memiliki karakter yang berbeda. Kami tidak akan pernah meninggalkan cinta kami untuk Tanah Air, keyakinan dan nilai-nilai tradisional kami, adat istiadat nenek moyang kami, dan rasa hormat kami terhadap semua orang dan budaya.”

“Kami tahu bahwa para veteran Amerika yang ingin menghadiri parade di Moskow praktis dilarang melakukannya. Tapi saya ingin mereka tahu: kami bangga dengan eksploitasi Anda, kontribusi Anda untuk kemenangan bersama.”

“Kami menghormati semua prajurit tentara sekutu, Amerika, Inggris, Prancis, peserta Perlawanan dan pendukung China, semua yang mengalahkan Nazisme dan militerisme.”

 

(Muhamad Nurilham, Aljazeera)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pemprov Jatim Raih Penghargaan Provinsi Berkinerja Terbaik Penerapan SPM dari Kemendagri

18 Mei 2022 - 22:40 WIB

Halal Bihalal Warga Kampung, Ketua DPRD Surabaya Angkat Keguyuban dan Gotong Royong

18 Mei 2022 - 22:04 WIB

Anies Jalin Kesepakatan Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan dengan Berlin

18 Mei 2022 - 19:06 WIB

PPDB SMPN Surabaya Dimulai, Simak Tahapan dan Cara Pendaftarannya!

18 Mei 2022 - 18:53 WIB

Macron Desak Israel untuk Investigasi terkait Pembunuhan Shireen Abu Akleh

18 Mei 2022 - 12:28 WIB

Shireen Abu Akleh-Tempo

Peci Terdakwa Disoal Jaksa Agung, sebagai Trik Kuno

18 Mei 2022 - 12:05 WIB

Trending di kempalanalisis