WASHINGTON D.C-KEMPALAN: Departemen Pertahanan AS mengatakan bahwa Korea Utara kemungkinan besar tetap melanjutkan program misil jarak jauhnya pada tahun 2022.
Berdasarkan intelijen dari Departemen Pertahanan yang dirilis pada Jumat (15/10), laporan tersebut memberikan sebuah penjabaran mengenai situasi terkini dari kekuatan militer Korea Utara termasuk senjata nuklir dan misil-misilnya.
“Pemimpin Korea Utara selalu melihat bahwa adanya persaingan persenjataan menjadi sangat penting untuk pertahanan dan ketahanan rezimnya. Oleh karena itu, mereka akan selalu menggunakan narasi tersebut untuk dapat bertahan” isi dari laporan tersebut.
“Sangat mungkin bagi Korea Utara untuk melakukan tes misil jarak jauh dalam waktu tahun depan. Kemudian juga uji tes nuklir bawah tanah untuk dapat memvalidasi kapabilitas senjata tersebut kemungkinan terjadi” tambahan isi laporan tersebut.
Namun, laporan tersebut tidak secara pasti menjelaskan atas dasar apa kemungkinan tersebut dapat terjadi. Intelijen AS tidak memberikan penjabaran lebih lanjut mengenai analisinya mengapa Korea Utara dipastikan akan melanjutkan dan menguji coba misil jarak jauh tersebut.
Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa Korea Utara sedang mengembangkan misil baru yang diprediksi dapat meluncur dalam kecepatan sangat tinggi. Kemudian juga laporan tersebut mengatakan bahwa senjata nuklir tersebut terintegrasi dengan misil balistik yang kemudian dapat berfiungsi secara penuh sebagai pertahanan Korea Utara yang sangat canggih.
(NHK, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi