Pada Kerjurnas Atletik 2018 Dewa Radika mencatat waktu 48 koma sekian detik. Sementara di PON XX Papua catatan waktunya 47,72 detik.
“Berarti target pelatih berhasil saya penuhi, meskipun target saya pribadi lepas, karena saya berharap dapat medali emas,” bebernya.
Mengenai Fuad Ramadhan yang meraih medali emas, diakui memang cukup layak. Sebab, Fuad merupakan seniornya dan pada PON XIX/2016 di Jawa Barat, ia juga meraih medali emas di nomor lari 400 meter putra.
“Ya, mudah-mudahan di PON XXI mendatang saya meraih medali emas. Dan lagi, saya kan masih muda. Usia baru 20 tahun, masih banyak kesempatan,” tandas Dewa Radika yang mengaku baru kali ini tampil di PON. (Dwi Arifin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi