“Untuk itu, kita bisa memanfaatkan akses internet dan dunia maya yang ada. Jadi sekarang, ikhtiar dan silaturahmi bisa kita geser formatnya ke digital. Agar masyarakat global juga tahu kalau pencak silat itu pusatnya di Indonesia. Mengingat anggota PSHT ini masif, saya yakin pasti ada yang telah berpengalaman di teknologi,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pusat PSHT R. Murjoko HW menyampaikan bahwa pihaknya berharap hubungan antar PSHT dan pemerintah dapat tetap terjalin baik.
“Saya berdoa agar hubungan yang kita bangun ini tetap berjalan baik dan di masa depan dapat ditingkatkan. Selain itu, saya berharap Dimas Emil sebagai warga kehormatan kami, bisa terus menemani pergerakan dan perjuangan kami sampai akhir,” ujarnya.
PSHT sendiri merupakan salah satu organisasi bela diri tertua Indonesia yang telah dibentuk di Madiun sejak 1922 dengan warga baru di Jawa Timur yang dikukuhkan berjumlah 55.250 orang tahun ini. Rakorwil ini merupakan salah satu bentuk persiapan yang dilakukan dalam menyambut 1 Abad Hari Jadi PSHT yang jatuh pada 2 September 2022.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua I Pusat Sigit Agus Hari Basuki, Ketua Perwakilan Pusat (Perwapus) Wilayah Jawa Timur Hendri Sugeng Santoso, Lembaga Hukum Pusat Rosadin, Ketua Departemen Pusat Catur, Para Ketua Cabang se-Jatim, Para Ketua Dewan Cabang se-Jatim, serta Para Ketua Cabang se-Jatim. (Dwi Arifin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi