Menu

Mode Gelap

kempalanda · 26 Sep 2021 08:07 WIB ·

Ketika Ziyad Kemenakan Baik Itu Berpulang…


					Ketika Ziyad Kemenakan Baik Itu Berpulang… Perbesar

KEMPALAN: Sebuah pesan WhatsApp dari kemenakan Ehab pagi kemarin masuk. Lalu telpon berdering, ternyata dari adik bungsu perempuan. Mengabarkan jika Ziyad, kemenakan yang tinggal di Malaysia, telah dipanggil-Nya Subhanahu Wa Ta’ala.

Ehab kemenakan yang mengirim pesan adalah adik dari Ziyad. Ia tidak sanggup bicara jika harus menelpon, maka lewat pesan itu ia sampaikan berita tentang sang kakak. Mereka anak dari kakanda Ferial Khaled Amar.

Kakak Ferial memang bersuamikan lelaki asal Malaysia, Said Abdullah Thalib. Memiliki 3 anak lelaki, Ziyad, Ehab dan Naif. Semua anak-anaknya sudah menginjak dewasa. Dan semua berpendidikan dengan prestasi baik, sebagaimana Ayah dan Ibunya. Ziyad tengah menempuh pendidikan jenjang doktoral pada bidang teknik, setelah sebelumnya S2-nya ia tempuh di perguruan tinggi bergensi Imperial College, London, UK. Sang adik, Ehab, seorang dokter yang tengah bertugas di Serawak, yang juga akan menempuh jenjang spesialisasi pada bidang bedah (surgery). Ehab, adalah alumni Fakultas kedokteran American University, Iskandaria, Mesir. Dan si bungsu, Naif, sarjana teknik elektro, alumni Murdoch University, Perth, Australia.

Kakanda Ferial adalah dokter, lulusan Al-Azhar, Kairo, Mesir. Sedang suaminya, Said, sarjana teknik lulusan UK. Pada ayah dan ibu terpelajar lah, tiga anak-anak ini tumbuh dan dibesarkan. Pun bekal pendidikan agama sejak dini, yang juga ditanamkan pada ketiga anak-anaknya. Bukan hanya ilmu duniawi saja. Keluarga kecil berlima, tapi tiga anak-anaknya, berada di luar kota, masih di seputar Malaysia, dengan pekerjaannya masing-masing.

Ziyad di Malaka, Ehab di Serawak, dan Naif juga bekerja di kota lainnya di luar Kuala Lumpur. Bertemu saat waktu memungkinkan mereka untuk bertemu. Alhamdulillah pada perayaan Idul Fitri 1442 H ini, mereka bisa berkumpul bersama untuk merayakannya. Sempat bicara dengan kakanda sekeluarga, termasuk dengan Ziyad, yang selalu memanggil dengan panggilan Khal Ady. Khal itu bermakna paman dari ibu.

Ziyad adalah role model buat adik-adiknya. Ziyad selalu berprestasi sejak masih duduk di sekolah dasar sampai jenjang-jenjang berikutnya. Prestasinya yang di atas rata-rata itu memotivasi adik-adiknya untuk juga mengikutinya. Tidak cuma pada pendidikan, tapi juga pada sikap kesantunan dan khusuk beragamanya pun jadi contoh bagi adik-adiknya. Ziyad itu pribadi humble, peramah dan tidak sedikit pun menunjukkan perangai merasa lebih dibanding lainnya. Buat saya pribadi dan tentu buat keluarga lain, tidak berlebihan bahwa Ziyad itu kemenakan yang istimewa dalam segala hal.

Next: Sampai Berita Itu Datang…

Artikel ini telah dibaca 1.319 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Memaknai Jabatan Sebagai Amanah

22 Oktober 2021 - 19:59 WIB

Meluruskan “Maulid dan Selawat”

19 Oktober 2021 - 15:49 WIB

Mengenang Muhammad Rasulullah

19 Oktober 2021 - 15:37 WIB

Kongres Nasional Indonesia Kompeten II 2021, Akselerasi SDM Kompeten

19 Oktober 2021 - 15:22 WIB

Pada Rasulallah Shallallah Alaihi Wassalam Kita Belajar dan Meneladani

18 Oktober 2021 - 07:50 WIB

Rakyat Azerbaijan Merayakan 30 Tahun Kemerdekaan dengan Kesuksesan Besar

17 Oktober 2021 - 12:51 WIB

Trending di kempalanda