Antara Pembinaan dan Pemasukan
Alasan bahwa stadion Jenggolo dipakai oleh dinas sangatlah tidak benar. Begitu juga stadion Gelora Delta yang katanya diperuntukkan untuk pertadingan tim nasional dan kompetisi nasional juga sangat bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Mereka yang menggunakan kedua stadion saat ini banyak komunitas-komunitas yang sekadar mencari keringat, namun mereka bisa membayar lebih mahal dari ISA. Sementara ISA yang fokus pada pembinaan tidak dianggap penting karena orientasinya pengelola pada pemasukan. Siapa yang bayar lebih mahal lebih difasilitasi.
ISA yang melakukan pembinaan pemain usia muda 5-16 tahun dipandang tidak penting. Bahkan, kami diminta oleh Kepala Dinas Disporabudpar pindah ke lapangan Pucang, lapangan terbuka yang kualitas lapangannya sangat jauh dari standar pembinaan. Dianggapnya kalau anak-anak usia dini dan remaja cukup latihan di lapangan apa adanya. Saya memahami mungkin beliaunya kurang paham tentang pembinaan, tahunya pemasukan.
Dari pembinaan yang kami lakukan di stadion Jenggolo dan stadion Delta sejak 2011 telah menghasilkan pemain yang bisa menembus tim Porprov Sidoarjo, Persida, Deltras, PON Jawa Timur, Timnas U16, Timnas U-19 dan Tim Profesional seperti Bali United, Persebaya, Barito Putra, Persela, Persis Solo dan Bhayangkara FC. Bahkan satu pemain, Brliyan Aldama bisa menembus persaingan sepakbola di Kroasia.
Demikian atas perhatian bapak, saya sampaikan terima kasih.
Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh
Sidoarjo, 22 September 2021
Dr. Imam Syafii
0812 3456 4834
Editor: Rafi Aufa Mawardi

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi