MIMIKA-KEMPALAN: Tim futsal Jatim mengincar kemenangan dalam laga perdana Grup B lawan Sulsel di GOR Futsal Mimika, Sabtu (25/9) pukul 10.00 WITA.
Meskipun belum mengetahui kekuatan Sulsel, tetapi Singgih Romana Jati dkk diuntungkan karena bermain di hari kedua, sehingga bisa melihat permainan Sulsel yang sudah berlaga lawan Maluku Utara di hari pertama, Jumat (24/9).
Hal itu diungkapkan Manajer Tim Futsal Jatim, Haris Tofly ketika ditemui saat menyaksikan latihan Singgih Romana Jati dkk di GOR Futsal Mimika, Papua, Selasa (21/9).
“Itulah modal utama dan keuntungan Jatim. Kita main di hari kedua, sedang semua tim di Grup B sudah berlaga di hari pertama,” kata Haris Tofly.
Dengan demikian, lanjut Haris Tofly, Jatim bisa mengetahui permainan Sulsel dan tim lain di Grup B. Sedang lawan tidak mengetahui kekuatan Jatim.
“Selain itu, Sulsel sudah capai karena sebelumnya sudah bertanding lawan Maluku Utara,” ujar Haris Tofly.
Jatim juga merasa diuntungkan karena sehari setelah tiba di Mimika langsung bisa latihan. Padahal, ia tahu betapa sulitnya mencari lapangan untuk berlatih. Semua itu tidak lepas dari bantuan masyarakat Jatim yang ada di Papua.
Di Grup B, selain Sulsel tim futsal Jatim akan bertemu juara bertahan PON XIX Jabar, runner-up Maluku Utara, dan Banten. Meskipun diakui cukup berat, tapi Haris Tofly yakin Jatim bisa mengatasi dan lolos ke babak berikutnya.

“Lawan berat Jatim di Grup B adalah Jabar. Namun kita tetap tidak boleh meremehkan tim lainnya. Khususnya Maluku Utara, karena di PON XIX Jabar kita kalah 2-4,” ungkapnya.
Sementara itu, pelatih tim futsal Jatim Eko.M Purba juga punya keyakinan Singgih Romana Jati akan mampu mengatasi semua lawan di Grup B.
Eko juga mengaku sedikit banyak sudah mengetahui permainan Sulsel, karena ada tiga sampai empat pemainya tampil di Liga Pro. “Saya yakin anak-anak masih bisa mengatasi dan memenangkan pertandingan,” katanya.
Apalagi, kata Eko, Jatim sudah bisa melihat permainan Sulsel dan semua lawan yang bakal dihadapi di Grup B. Sehingga Jatim diuntungkan.
“Sekarang kita sudah siap segalanya, setelah satu tahun persiapan dalam Puslatda New Normal dengan karantina ketat,” jelas Eko.
Dia tak mempermasalahkan kendati Jatim diperkuat pemain-pemain muda dan hanya tiga yang tampil di Liga Pro dan eks timnas. Mereka adalah Faisal Ammar, Singgih Romana Jati, dan Rizky Prima. (Dwi Arifin)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi