’’Maksud saya, selalu “Jack race” dalam pikiran saya. Tapi, saya akan melihat bagaimana balapan berlangsung,’’ tutur Miller yang dalam FP3 finis di urutan kedua terpaut 0,249 detik dari Pecco itu.
Kebetulan saat FP3 Pecco-lah yang berpeluang besar mengamankan posisi Ducati di pole position. Bukan dirinya atau dua pembalap dari tim Ducati yang lain, Jorge Martin dan Johann Zarco. Keduanya dari tim Pramac Ducati. ’’Yang pasti Pecco saya pikir di atas keras dan dari sisi sejarah mungkin yang terkuat di grid,’’ sebut Miller.
’’Jadi, saya cukup senang berada di belakangnya (Pecco), dan memainkan peran sebagai blocker sebanyak yang saya mampu. Meski saya pikir terlalu dini membahas hal-hal seperti ini sebelum balapan (Minggu),’’ sambungnya. Skema itu bisa berubah jika Pecco yang di belakang Miller.
Itulah kenapa Miller bisa memaksa pembalap Monster Energi Yamaha Fabio Quartararo gagal menembus posisi dua besar. Terpaut 0,302 detik dari Pecco, Quartararo hanya mampu finis urutan ketiga.
Di sinilah…

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi