PHNOM PENH-KEMPALAN: Menurut Departemen Kebudayaan dan Seni, Provinsi Banteay Meanchey memiliki setidaknya 911 situs kuno yag bersejarah yang sudah ditemukan semenjak 2019, di antaranya termasuk kuil, makam, kolam dan jalan.
Yong Taing Koy selaku Direktur Departemen Kebudayaan dan Seni provinsi itu mengatakan kepada The Phnom Penh Post bahwa institusinya telah menemukan situs kuno melalui kerja sama yang semakin erat dengan pejabat daerah, terutama dari departemen kadaster.
Apa yang mereka temukan telah didaftarkan kepada departemen kebudayaan dan seni lalu dikelola oleh mereka. Ia juga menambahkan bahwa Kementerian Kebudayaan dan Seni juga menyarankan semua departemen tersebut yang ada di seluruh Kamboja untuk meneliti dan melaporkan penemuan situs yang menarik.
Departemen provinsi itu telah menemukan 200 situs sebelum tahun 2019 dan telah mendaftarkan semuanya, meskipun namanya masih belum diketahui. Kebanyakan dari situs kuno itu dibangun antara abad kesembilan dan kesebelas masehi.
Menurut Yong, departemennya telah bekerja selama lima bulan penuh hingga datangnya musim hujan, namun ada laporan dari pihak berwenang di tingkat distrik dan komune bahwa ada 12 situs bersejarah baru yang ditemukan.
Karena beberapa faktor, pejabat itu mengatakan, beberapa situs masih belum digali, salah satunya karena terbatasnya pendanaan untuk penelitian dan perencanaan serta harus fokus pada situs yang beresiko yang membutuhkan pemugaran secepatnya.
Namun, departemen itu akan terus meneliti dan memugar situs warisan kebudayaan serta terus melakukan ekskavasi demi mencegah agar situs tersebut tidak hilang seiring zaman berganti. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya ekskavasi dilakukan untuk mencuri barang-barang berharga yang ada di situ tersebut yang baginya justru merugikan warisan kebudayaan itu.
Perampokan situs semacam itu telah menjadi sorotan pemerintah dan akan ditindak seraya memberitahu kepada masyarakat lokal untuk melindungi situs warisan kebudayaan dari para perampok.
Sementara itu, Long Ponnasirivath, Juru Bicara Kementerian Kebudayaan dan Seni menyarankan semua departemen dan unit di bawah yurisdiksinya untuk mencari situs kuno dan didaftarkan agar dapat digali oleh para arkeolog dengan cara yang tepat dan dapat dipelajari generasi mendatang. (TPPP, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi