MANILA-KEMPALAN: Agustus tidak hanya spesial untuk Indonesia karena ada Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus, namun penduduk Filipina juga menganggap bulan ini spesial dalam sejarah negaranya. Ada beberapa peristiwa penting yang terjadi di bulan Agustus pada negara yang kini dipimpin Rodrigo Duterte itu.
Melansir Philippine News Agency, ialah pada bulan Agustus 1896 ketika sekelompok patriot dan nasionalis Filipina yang berani tetapi tidak bersenjata yang dipimpin oleh Andres Bonifacio secara resmi meluncurkan kampanye kemerdekaan Filipina dari Spanyol.
Mereka sebelumnya mengorganisir “KKK atau Kataastaasan, Kagalang na Katipunan ng mga Anak ng Bayan” dalam sebuah pertemuan rahasia di Tondo, Manila pada tanggal 7 Juli 1892. Tujuan utamanya adalah untuk membebaskan orang Filipina dari lebih dari 300 tahun pendudukan Spanyol.
Ditemukannya perkumpulan rahasia oleh otoritas Spanyol pada 19 Agustus 1896 memaksa “Katipuneros” yang dipimpin oleh Bonifacio untuk masuk ke dalam pertarungan fisik.
Kaum revolusioner berkumpul pada minggu keempat Agustus 1896 di sebuah tempat didekat apa yang kemudian dikenal sebagai Balintawak dan mulai menyerukan kemerdekaan yang dicirikan dengan menyobek “cedula” atau sertifikat tempat tinggal mereka.
Alasan utama lainnya yang menjadikan Agustus sebagai bulan yang penting bagi warga Filipina adalah karena bulan tersebut merupakan bulan kelahiran dua mantan presiden Filipina: Manuel L. Quezon pada 19 Agustus 1878 di Baler, Tayabas (sekarang Quezon); dan Ramon F. Magsaysay pada 31 Agustus 1907 di Iba, Zambales.
Juga pada bulan Agustus dua presiden Filipina meninggal. Yang pertama adalah Quezon, presiden pertama Persemakmuran Filipina, dan yang kedua adalah Corazon C. Aquino, presiden wanita pertama negara itu. Kebetulan, keduanya meninggal pada tanggal yang sama, meski berbeda 65 tahun: Quezon pada 1 Agustus 1944, dan Aquino pada 1 Agustus 2009.
Sementara, 19 Agustus 1916 adalah tanggal di mana Kongres AS memberlakukan Hukum Jones atau Undang-Undang Otonomi Filipina tahun 1916, yang berisi deklarasi resmi pertama dari pemerintah AS untuk memberikan kemerdekaan kepada Filipina.
Filipina bergabung dengan empat negara Asia lainnya pada 8 Agustus 1967 dalam pembentukan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Bangkok, Thailand. Selain Filipina, anggota asli Asean lainnya adalah Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Juga pada 8 Agustus 1901, bekas Kepolisian Filipina diorganisir oleh otoritas Undang-Undang No. 175 Komisi Filipina untuk membantu militer Amerika dalam memerangi pelanggaran hukum di negara tersebut. PC digantikan pada tahun 1999 oleh Polisi Nasional Filipina atau PNP saat ini. (PNA, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi