JAKARTA-KEMPALAN: Zaman yang serba modern harus diselaraskan dengan inklusivitas masyarakat dalam mengadopsi teknologi digital. Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwasata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) mengatakan bahwa teknologi digital dapat mendominasi sektor perekonomian Indonesia di masa yang akan datang.
Sandiaga Uno mencanangkan bahwa seluruh stratifikasi sosial dalam masyarakat harus memanfaatkan teknologi digital. Sebab, tingkat adopsi teknologi digital yang masif dari seluruh lapisan masyarakat akan mengakselerasikan visi “Indonesia Emas” sebagai komitmen Indonesia di tahun yang akan datang.
Politisi Partai Gerindra ini menekankan jika sektor ekonomi digital ialah wadah optimalisasi dari ekonomi kreatif. Hal ini dapat dilihat dari ekonomi digital yang memberikan penghidupan bagi lebih dari 20 juta masyarakat Indonesia. Di tambah masa pandemi Covid-19, yang mana teknologi digital mengerucut pada sasaran UMKM tanah air untuk dapat survive.
Kemudian, Sandiga Uno juga mendorong agar perusahaan rintisan atau Start-up untuk saling bahu-membahu dalam membantu seluruh klasifikasi atau stratifikasi masyarakat, terutama UMKM. Pemberdayaan dari Start-up diharapkan dapat memutus jurang ketertinggalan terkait teknologi digital.
“Kepada para founder dan pelaku startup, saya berpesan agar kita bersama-sama mencegah pola pertumbuhan berbentuk huruf K atau ‘K Shape’, di mana yang tumbuh akan terus tumbuh dan yang mengalami penurunan akan terus menurun. Tidak ada yang boleh tertinggal,” ujar Sandiaga Uno dalam keterangan resminya, pada Kamis (9/8).
Dari tubuh Kemenparekraf, sudah ada program yang dikonseptualisasikan guna melakukan support dan afirmasi terhadap berjalannya Start-up di Indonesia. Misalnya program Baperekraf for Start-up (BEKUP), yang mana sebagai langkah praktis dan solutif dalam mempertemukan antara pelaku teknologi dengan komunitas di Baperekraf Developer’s Day. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi