Menu

Mode Gelap

kempalanews · 23 Apr 2022 12:31 WIB ·

Kemitraan Kemenparekraf dan Huawei, Maksimalkan Teknologi Informasi untuk Kembangkan Parekraf


					Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan sambutan dalam penandatanganan MoU antara Kemenparekraf dan Huawei. (Kemenparekraf) Perbesar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan sambutan dalam penandatanganan MoU antara Kemenparekraf dan Huawei. (Kemenparekraf)

BALI-KEMPALAN: PT. Huawei Tech Investment (Huawei) menandatangani memorandum of understanding bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sehubungan dengan penggunaan teknologi informasi guna mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Adapun pihak yang menandatangani MoU ini adalah Ni Wayan Giri Adnyani selaku Sesmenparekraf dan Ken Qi sebagai Wakil Presiden Huawei Indonesia, sementara saksinya adalah Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Nusa Dua, Bali pada Jumat (22/4).

Sandiaga, ketika memberi sambutan, menyampaikan bahwa kerjasama ini adalah usaha bersama dalam menyambut tatanan ekonomi baru pasca pandemi virus corona serta dapat memperkuat dukungan bagi pemulihan dan pertumbuhan industri pariwisata dan ekraf yang memiliki daya saing, ungguh, tangguh, dan berkelanjutan.

“Hari ini kita sangat berbahagia karena setelah beberapa waktu berdiskusi akhirnya mencapai kesepakatan untuk bekerja sama antara Huawei sebagai institusi untuk bermitra di berbagai bidang sebagai upaya membangkitkan ekonomi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dan untuk meningkatkan konektivitas dan sebagai bagian untuk masuk ke tatanan ekonomi kita, yaitu tatanan berbasis digital,” tuturnya dalam siaran pers Menparekraf.

Ia menambahkan, demi mendukung pengembangan produk digital di bidang parekraf, pihaknya telah melaksanakan sejumlah kegiatan, seperti Baparekraf Developer Day, Baparekraf Digital Talent, dan Baparekraf untuk Startup.

Baparekraf Developer Day dilaksanakan guna memperkuat ekosistem digital, menjembatani developer lokal dengan platform teknologi mutakhir untuk mengembangkan produk digital, terutama aplikasi, game, dan web serta Internet of Things (IoT).

“Kerja sama yang kami jajaki adalah program BDT, Bekup, BDD sehingga perusahaan rintisan ini bisa kita sambungkan dengan SPARK yang merupakan program dari Huawei,” tambahnya.

Ia menyampaikan, Huawei memiliki 200 ribu tenaga kerja, dan 2 ribu di antaranya berada di Indonesia, sehingga perusahaan itu mempunyai peran penting untuk menghubungkan destinasi pariwisata dengan sentra ekonomi kreatif dengan layanan digital.

Menurutnya, ekonomi digita akan menopang perekonomian dan ekonomi kreatif yang menjadi lokomotifnya, sehingga pihaknya berharap kerja sama ini bisa langsung dan dengan nyata menghasilkan sejumlah terobosan guna membangkitkan perekonomian Indonesia dan membuka lapangan kerja di sektor parekraf. (Kemenparekraf, Reza Hikam)

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Merayakan Hari Buku Nasional 2022, Memperkenalkan Penerbit Ininnawa: Dari Sulawesi, Untuk Indonesia

17 Mei 2022 - 12:02 WIB

Gubernur Khofifah Sampaikan Duka Cita Atas Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Jalan Tol Mojokerto-Surabaya KM 712

17 Mei 2022 - 06:15 WIB

Jenguk Korban Korban Laka Lantas Tol Sumo di Sejumlah RS, Wali Kota Eri Cahyadi Minta Penanganan Terbaik

16 Mei 2022 - 19:47 WIB

Pemkot Surabaya Kirim Ambulans untuk Pemulangan Jenazah Korban Laka Lantas Tol Sumo

16 Mei 2022 - 19:42 WIB

Bupati Sidoarjo Kukuhkan Pengurus Karang Taruna Periode 2022-2027

16 Mei 2022 - 19:27 WIB

Gus Muhdlor: BUMDes Bisa Bangkitkan Perekonomian Desa

16 Mei 2022 - 19:20 WIB

Trending di kempalanews