KUALA LUMPUR-KEMPALAN: Masyarakat di Malaysia telah diperingatkan untuk tidak terpengaruh dengan “ajaran menyeleweng” dari PMYT (Perjalanan Mimpi Yang Terakhir).
Idris Ahmad selaku Menteri dalam Departemen Urusan Keagamaan dari Kantor Perdana Menteri berterima kasih kepada kepolisian atas tindakan cepat menangkap sejumlah pemimpin kelompok tersebut.
Ia mengatakan permasalahannya tidak hanya melibatkan perkara agama, namun juga ancaman keamanan negara.
Melansir Bernama, Idris menyampaikan bahwa usai memberi bantuan kepada korban banjir yang terjadi di Malaysia beberapa minggu yang lalu di tiga desa, kantornya bersama departemen agama di seluruh negara bagian sedang mengawasi kelompok tersebut.
Ia juga menyarankan kepada umat Islam di Malaysia yang ingin belajar tentang agamanya untuk pergi ke kelas-kelas yang diselenggarakan masjid karena sudah diawasi oleh pihak berwenang di bidang kagamaan.
Sementara itu, mereka juga disarankan untuk tidak terlibat dalam ajaran Islam yang dilaksanakan di tempat yang terpencil dan rahasia seraya menambahkan untuk tidak percaya atau terpengaruh dengan ajaran yang aneh.
Menteri itu juga meminta penduduknya untuk bertanya kepada otoritas keagamaan berkaitan dengan verifikasi tentang sebuah ajaran yang masih diragukan.
Hal ini disampaikan Idris Ahmad ketika bertemu dengan wartawan pada Minggu (5/8).
Adapun pada Sabtu (4/8), kepolisian menangkap perempuan berumur 39 tahun yang dipercaya sebagai pimpinan PMYT di rumahnya di Selangor.
Ia menjadi viral karena mengaku Perang Dunia Ketiga akan dimulai di Sabah dan dirinya akan memimpin timnya untuk mencari Imam Mahdi untuk melawan musuhnya. (Bernama, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi