MOSKOW-KEMPALAN: Pada Rabu (25/8), Nigeria menandatangani kerja sama di bidang militer untuk penyediaan suplai senjata dan pelatihan miiliter dengan Rusia.
Presiden Nigeria yaitu Muhammadu Buhari telah menunjukkan sikap keterbukaan dan ketertarikan untuk bekerja sama Rusia semenjak tahun 2019 ketika keduanya bertemu pada KTT Russia-Afrika.
Duta Besar Nigeria di Moskow berkata bahwa Rusia menjadi mitra yang potensial untuk dapat menangani permasalahan internalnya yaitu untuk mengalahkan insurjensi dari Boko Haram yang masih menjadi ancaman besar di negaranya.
Boko Haram merupakan organisasi teroris yang militan yang berbasis di Timur Laut Nigeria. Organisasi ini terkenal karena kebrutalannya dalam melakukan pemberontakan karena diperkirakan telah membunuh ribuan orang. Kemudian menurut Indeks Terorisme Global, Boko Haram menjadi organisasi teror paling mematikan di dunia pada tahun 2010-an.
“Persetujuan kerja sama militer antara dua negara untuk menyediakan kerangka legal untuk dapat menyuplai peralatan militer serta pelatihan militer untuk dapat terjaminnya transfer teknologi antara dua negara” ucap Duta Besar Nigeria di Moskow yang dilansir di Reuters.
Ia juga mengatakan bahwa kerja sama antara Nigeria-Rusia menjadi salah satu upaya pembangunan hubungan bilateral yang saling menguntungkan. Sejauh ini, Nigeria telah memiliki Fighter Jet dan Helikopter dari Rusia
Sebelumnya pada Selasa (24/8), Rusia juga menyetujui kerja sama dalam bidang militer dengan Arab Saudi untuk persediaan senjata. (Reuters, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi