SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya terus melakukan berbagai inovasi untuk mempercepat vaksinasi dosis kedua. Setelah menggelar serbuan vaksinasi bersama Pemprov Jatim, Polri, dan TNI di 67 titik secara serentak, kini pemkot bersama Polrestabes Surabaya mengeluarkan terobosan terbaru, yakni dengan meluncurkan Mobil Respon Cepat Vaksin Keliling Polrestabes Surabaya.
Mobil Respons Cepat Vaksin Keliling Polrestabes Surabaya ini merupakan program yang dimotori oleh Polrestabes Surabaya. Ada 22 mobil bantuan berbagai stakeholder yang siap digunakan untuk melakukan vaksinasi di kecamatan yang tersebar di Surabaya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, rencananya vaksinasi keliling itu bakal dilakukan mulai Senin (16/8). Selain itu, Febria menyebut, rencananya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran dari Polrestabes juga bakal turun langsung memimpin jalannya vaksinasi tersebut.
“Besok akan launching di Tugu Pahlawan. Mobilnya sudah siap untuk digunakan keliling, lengkap dengan para tenaga kesehatan (nakes). Alhamdulillah selalu ada dukungan dari Polri, TNI, maupun Pemprov Jatim,” kata Febria Rachmanita, saat dihubungi melalui sambungan seluler, Minggu (15/8).
Feny, sapaan akrab Febria Rachmanita menjelaskan, untuk sasarannya ditujukan bagi masyarakat usia 18 tahun ke atas yang telah mengikuti dosis pertama. Selanjutnya untuk mekanismenya warga cukup mendatangi kantor kecamatan atau titik lokasi yang sudah ditentukan oleh Dinkes. Kemudian, warga yang akan disuntik vaksin juga dikoordinir oleh pihak kecamatan dan kelurahan setempat untuk datang di lokasi sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
“Sehingga warga tidak perlu mengantre terlalu lama dan cukup datang ke kantor kecamatan wilayahnya atau titik lokasi yang ditentukan,” jelasnya.
Feny menyebut, hingga saat ini berdasarkan data yang tercatat oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) capaian vaksinasi Covid-19 secara kumulatif per kemarin, Sabtu (14/8) berjumlah 73,63 persen masyarakat Surabaya yang telah mengikuti dosis pertama. Sementara itu, untuk dosis kedua sudah mencapai 50,48 persen.
“Berikutnya untuk pasien dosis ketiga dengan sasaran para tenaga kesehatan (nakes) berjumlah 21,41 persen,” papar dia.
Feny berharap, dengan lahirnya berbagai terobosan dan inovasi ini maka, masyarakat akan lebih mudah dalam mendapatkan pelayanan vaksinasi Covid-19. “Sehingga dari situlah akan terbentuk herd immunity di Kota Pahlawan,” jelas dia.
Sementara itu, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo menambahkan, untuk puluhan unit mobil itu merupakan bantuan dari gotong royong dari para pengusaha. Bahkan, setelah launching, puluhan mobil itu akan keliling bersama para nakes yang telah disiapkan dari Dinkes Surabaya. “Dalam satu tim itu ada para nakesnya dari Dinkes Surabaya lalu kami menambahkan driver serta operator,” kata Hartoyo.
Setelah semua warga dosis dua selesai, dia memastikan akan kembali menyasar ke dosis pertama, yakni warga yang belum pernah mendapatkan suntik vaksin Covid-19. “Kalau warga sudah tervaksin dosis dua, maka kita kembali lagi menyasar untuk dosis satu,” katanya. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi