KABUL-KEMPALAN: Maulvi Abdul Salam Hanafi selaku Wakil Ketua Kantor Urusan Politik Emirat Islam Afghanistan (Taliban) bersama delegasi yang menemaninya bertemu secara virtual dengan Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Abdul Qadir Jilani melalui konferensi video.
Pertemuan dari ini, menurut akun Twitter Dr. M. Naeem, juru bicara Taliban, dilaksanakan pada Sabtu (14/8). Pertemuan itu berfokus pada proses perundingan antar-Afghanistan dan situasi terkini di negara Asia Tengah ini, yang mana perwakilan Indonesia diberitahu kondisi terbaru.
Jilani mengatakan dukungan penuh Indonesia untuk proses perdamaian di Afghanistan.
“Kami ingin mempertahankan keaktifan kedutaanbesar kami di Kabul sehingga hubungan antar kedua negara bisa berlanjut dan tetap kuat,” tuturnya.
Naeem mengatakan bahwa Emirat Islam Afghanistan memastikan kembali tidak akan ada masalah terhadap misi diplomatik beserta staf internal maupun eksternalnya.
Keadaan Afghanistan di lapangan pun semakin memanas dimana kedua belah pihak terus bergesekan satu sama lain, sementara meja perundingan belum membuahkan hasil yang memuaskan dan seringkali menemui jalan buntu.
Sejumlah negara merasa bimbang menjaga hubungan diplomatik dengan Afghanistan di tengah krisis politik yang melanda negara tersebut antara Taliban dengan pemerintah Afghanistan di bawah Presiden Ashraf Ghani. Inggris bahkan akan menarik semua penduduknya di negara tersebut. (reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi