Jumat, 17 April 2026, pukul : 06:41 WIB
Surabaya
--°C

Vietnam Kembangkan Obat Antivirus, Dalam Tahap Uji Coba pada Hewan

HANOI-KEMPALAN: Obat antivirus sedang dikembangkan oleh para peneliti Vietnam untuk membantu pengobatan pasien COVID-19 ringan dan sedang. Obat ity, yang disebut VIPDERVIR, terbuat dari ramuan Vietnam yang memenuhi standar Farmakope Vietnam.

Hasil uji praklinis obat itu dirilis oleh Akademi Sains dan Teknologi Vietnam dalam konferensi pers online pada Selasa (10/8). Mereka menunjukkan VIPDERVIR dapat menghambat pertumbuhan virus SARS-CoV-2 saat diuji pada hewan.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Akademi Sains dan Teknologi Vietnam mengatakan: “Toksisitas akut dan sub-akut obat telah diuji di Institut Nasional Pengendalian Kualitas Obat dan Universitas Kedokteran Hà Nội.”

“Kemampuannya untuk menghambat pertumbuhan virus H5N1 telah diuji di Institut Bioteknologi, dan virus SARS-CoV-2 di Institut Nasional Kebersihan dan Epidemiologi dan Universitas Kedokteran Hà Nội. Pengujian dilakukan pada kelinci,” tambahnya seperti yang dikutip Kempalan dari Vietnam News.

Mereka juga menyatakan, obat tersebut aman dan manjur dalam menekan perkembangan virus H5N1 (Flu Babi) dan Covid-19, serta dalam memperkuat imunitas ketika diuji di hewan. Penelitian ini dilakukan oleh Associate Professor Lê Quang Huấn bersama rekan-rekannya di Institut Bioteknologi Vietnam di Hà Nội.

Penelitian mereka bertujuan untuk mengembangkan obat herbal yang dapat membantu mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus RNA, khususnya virus SARS-CoV-2 penyebab pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung.

Usulan para ilmuwan untuk uji klinis obat pada pasien COVID-19 telah disetujui oleh Kementerian Kesehatan pada Sabtu (7/8). Kementerian itu lebih lanjut mengatakan bahwa apabila obat itu berhasil, maka akan diberi izin dan digunakan untuk mengobati kasus COVID-19 yang ringan dan sedang.

Obat tersebut akan dibuat menjadi tablet di Vietnam Chemico-Pharmaceutical Joint Stock Company di Hà Nội, di mana stabilitasnya juga akan diuji dan dievaluasi. Evaluasi dari Akademi Sains dan Teknologi Vietnam setelah penelitian pra-klinis menunjukkan VIPDERVIR dapat mencegah virus menempel pada sel inang, sehingga virus tidak mungkin masuk ke sel inang.

Obat itu juga dapat menghambat kemampuan virus untuk berkembang biak di dalam sel, yang berarti partikel virus yang telah masuk ke dalam sel inang juga akan kehilangan kemampuan untuk berkembang biak. Ini juga mengaktifkan sel-sel kekebalan sehingga mereka dapat mengenali, memblokir, dan menghilangkan partikel virus. (VNN, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.