OPINI

La Nyalla, Penyerap Aspirasi Rakyat

  • Whatsapp
Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti

Catatan: Prof Dr Sam Abede Pareno,MM,MH.

KEMPALAN: Maqom jabatan La Nyalla M.Mattalitti (LNM) memang sebagai ketua DPD RI. Di tempat ini beliau lebih leluasa untuk bertemu langsung dengan rakyat, baik secara off line maupun online. Sekaligus pula menyerap aspirasi rakyat yang tak tersampaikan ke pemerintah daerah, lebih-lebih ke pemerintah pusat yang tak jarang menutup pintu komunikasi bagi rakyat. Sejak muda, LNM yang saya kenal, amat suka bertemu langsung dengan rakyat, terutama “rakyat” yang terkait langsung dengan bidang tugas yang diembannya.

BACA JUGA

Ketika beliau mulai menapaki bisnis di Jawa Timur, beliau sering menyelenggarakan pameran-pameran. “Agar kita bisa tahu apa yang sesungguhnya dibutuhkan rakyat. Percuma kita memproduksi barang kemudian menjualnya tanpa memahami kebutuhan konsumen,” ujar LNM pada kerumunan wartawan termasuk saya yang ketika itu aktif di dunia jurnalistik.

Panitia pameran diharuskan mencukur gundul rambutnya sehingga identitas penyelenggara pameran yang digagas LNM adalah ‘pasukan gundul’, yang saya tidak tahu banyak tentang filosofi pasukan gundul ini. Saya mendengar cerita dari jamaah Masjid Sunan Giri di Gresik, bahwa LNM terinspirasi oleh pasukan gundul setelah “menginap” cukup lama di loteng masjid tersebut.

LNM di usia mudanya gemar berlatih kanoragan dan hidup prihatin. Sampai kini beliau rajin menjalani puasa Daud, sholat tahajud, dan sholat dhuha, serta berinfak dan bersedekah kepada pesantren, masjid, dan yatim piatu serta siapa saja. Pameran dan pasukan gundulnya adalah sarana penyerap aspirasi rakyat bagi LNM. Ketika usaha bisnisnya sudah mapan dan beliau menjabat sebagai ketua KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Jawa Timur, beliau makin sering berkunjung ke setiap daerah di provinsi ini, bertemu dengan pengusaha kecil, menengah, dan pengusaha “papan atas”, untuk berdiskusi, berseminar ataupun rapat kerja. Tak pelak, di masa kepemimpinan LNM, KADIN Jatim maju pesat sehingga mampu membangun gedung Kadin Institute di kompleks sekretariat KADIN Jatim. Keunggulan LNM adalah lobi dan negosiasi yang biasa dilakukannya sendiri. Artinya, beliau punya kemampuan berkomunikasi secara sempurna. Setelah KADIN dan track record pribadinya,

LNM terpilih sebagai salah satu dari 4 orang anggota DPD RI asal Jawa Timur, kemudian terpilih sebagai ketua.
Jabatan tersebut makin melapangkan jalan bagi beliau untuk menyerap aspirasi rakyat, bukan hanya karena itu merupakan tugas formal seorang senator dan ketua DPD melainkan juga sudah tabiat LNM sejak masa mudanya. Beliau telah berkeliling ke 34 provinsi, menampung banyak hal yang diterimanya, baik dari rakyat melalui pertemuan dengan berbagai organisasi profesi dan lembaga swadaya masyarakat maupun dengan pejabat daerah yang sulit memperoleh jalan keluar dari permasalahan yang ada.

Sepertinya fungsi presiden telah dijalankan oleh LNM. Tinggal jabatan formal saja. Insyaa Allah. Kabarnya hari ini LNM pulang kampung ke Surabaya. Selamat datang presi….eh maaf, penyerap aspirasi rakyat.

Surabaya, 8 Juni 2021.

Berita Terkait