Sistem Operasi

HarmonyOS Resmi Diluncurkan oleh Huawei, Apa Kelebihannya?

  • Whatsapp
Ilustrasi Smartphone Huawei yang menggunakan sistem operasi HarmonyOS

JAKARTA-KEMPALAN: Perusahaan terbesar asal China, Huawei, merupakan perusahaan yang menyediakan perangkat-perangkat telekomunikasi, jaringan komunikasi, dan produk teknologi terbesar. Bahkan dalam pasar internasional, khususnya di segmentasi smartphone, Huawei mungkin menjadi pesaing utama brand Apple dan Samsung.

Dalam mengembangkan teknologinya, Huawei ingin membuat gebrakan di sistem operasinya. Jika Apple memiliki sistem operasinya sendiri, yaitu IOS. Huawei merilis sistem operasi bernama HarmonyOS untuk segmentasi smartphone.

Perilisan sistem operasi ini juga sebagai respon Huawei yang mana produknya sempat diboikot oleh Amerika Serikat beberapa waktu lalu. HarmonyOS untuk model smartphone diluncurkan pada Rabu (2/6), yang menawarkan konsumen untuk masuk ke dalam sistem operasi dari Android Google.

HarmonyOS memang tidak begitu bergantung sistem Andorid dari Google. Sanksi AS melarang Google Alphabet Inc memberikan dukungan teknis untuk model ponsel Huawei baru dan akses ke Layanan Seluler Google, paket layanan pengembang yang menjadi dasar sebagian besar aplikasi Android.

Huawei mempromosikan HarmonyOS sebagai platform ‘Internet-of-Things’, yang ditujukan untuk mengoperasikan dan menghubungkan perangkat lain seperti laptop, jam tangan pintar, mobil dan peralatan.

Wang Chenglu selaku Presiden Departemen Perangkat Lunak Huawei Consumer Business Group, mengatakan Huawei menargetkan HarmonyOS diluncurkan pada 200 juta smartphone dan 100 juta perangkat pintar pihak ketiga pada akhir tahun. Wang telah memimpin upaya Huawei untuk mengembangkan HarmonyOS sejak 2016.

Wang Chenglu mengutarakan bawha Huawei sedang mencari di luar smartphone dengan HarmonyOS. Dia mengatakan pasar smartphone telah stabil dan smartphone tetap menjadi perangkat dominan dalam kehidupan masyarakat sebagian besar karena sebagian besar pengembang memiliki beberapa platform lain untuk dikembangkan.

“Masalah dengan sistem operasi yang ada adalah perangkat tidak dapat terhubung dengan mudah dengan pengguna sering kali harus mengunduh aplikasi terpisah untuk menghubungkan semuanya,” ujar Wang Chenglu, pada Rabu (2/6).

Ia menjelaskan bawha Huawei akan menyambut pembuat smartphone lain yang mengadopsi HarmonyOS. Huawei melihat peluang besar dalam bekerja dengan pembuat perangkat non-smartphone. (Rafi Aufa Mawardi)

Berita Terkait