MALANG-KEMPALAN: Perkembangan virus corona yang kerap bermutasi dengan cepat menjadikan pandemi tidak terbaca dan muncul mutasi baru berbahaya dari Inggris, India dan Afrika Selatan, bahkan India mencatat angka infeksi yang tinggi selama beberapa minggu terakhir.
Mempelajari kasus yang terjadi di berbagai negara, pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan larangan mudik untuk memutus mata rantai persebaran virus corona dari satu tempat ke tempat lainnya. Masalah pelaksanaan kebijakan larangan mudik ini diberikan kepada pemerintah daerah.
Walikota Malang Sutiaji menjelaskan bahwa seiring adanya mutasi virus Covid-19 yang berbahaya dari ketiga negara di atas menjadi faktor yang mendasari pemerintah pusat mengeluarkan aturan larangan mudik, karena mutasi virus itu disinyalir sudah masuk ke Indonesia dan tidak menutup kemungkinan akan sampai ke Kota Malang.
Hal itu disampaikan Sutiaji dalam acara fasilitasi pengelolaan bina mental spiritual silaturahmi antara ulama dan umara di Mini Block Office Balai Kota Malang pada Rabu (5/5). Dalam acara itu ia berharap baik umara maupun ulama merapatkan barusan, salah satunya terkait aturan pelarangan mudik.
“Hasil mutasi virus ini sangat berbahaya dan siapapun bisa terpapar tanpa pandang bulu,” ujar Walikota Malang itu.
Guna mengimplementasikan kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Malang mengeluarkan aturan seperti meniadakan open house bagi para pejabat saat Hari Raya Idulfitri serta himbauan agar tidak mengikuti sholat Idulfitri di sejumlah masjid besar.
“Salat Idulfitri bisa digelar di masjid pemukiman setempat dengan pembatasan 50 persen dan menerapkan protokol kesehatan. Para tokoh agama dan tokoh masyarakat hendaknya turut menyampaikan hal ini kepada warga,” tuturnya.
Ia juga menyatakan bahwa apabila ulama dan umara memiliki visi yang sama maka berbagai kebijakan akan terlaksana dengan baik serta tercipta ketenteraman dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat, yang mana kondisi semacam itu dibutuhkan agar masa pandemi dapat segera berlalu. (reza m hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi