KEMPALAN: Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (Lazizmu) Jatim berkolaborasi dengan MTS Muhammadiyah memberikan bantuan kepada siswa yang tidak mampu. Bukan hanya berupa beasiswa saja, tapi juga berupa program bedah rumah.
Kali ini Lazizmu Jatim berkerja sama dengan MTS Muhammadiyah 29 Lamongan yang berada di Desa Gedangan, Kecamatan Maduran.
Yang mendapatkan bantuan adalah siswa atas nama Galang beserta dengan ibunya Hartatik. Karena mereka tinggal di dalam rumah yang kurang layak. Yakni, berdinding anyaman serta tak memiliki kakus dan juga berlantaikan tanah.
Hartatik menceritakan rumahnya sudah ditinggali selama puluhan tahun dan belum ada renovasi sama sekali.“Kadang-kadang kalau deras banget ya ngungsi ke tetangga karena bocor dan khawatir juga ambruk, apalagi bagian dapur sudah parah banget,” ujarnya.
Dia menjelaskan jika suaminya belum mendapatkan pekerjaan lagi setelah di-PHK sejak adanya pandemi Covid-19. “Jangankan untuk renovasi rumah, untuk sehari-hari aja susah,” lanjutnya.
Hartatik mengaku tak memiliki biaya untuk memperbaiki rumahnya. Upahnya sebagai pembuat cobek hanya 1000 rupiah percobek. Dan masih memiliki dua orang anak yang semua masih sekolah dan butuh makan.
Sementara itu Kepala Sekolah MTS Muhammadiyah 29 Mashurotul Ainil Millah M. Pd menyampaikan jika Ananda Galang adalah salah satu siswanya yang berprestasi. Sehingga layak untuk mendapatkan beasiswa. “Sudah disetujui mendapatkan beasiswa selama tiga tahun penuh untuk sekolah lanjutan SMA nanti,” ujarnya.
Hanya saja sekolah yang dituju memang terbatas menurut dia. Yakni, SMA Muhammadiyah atau Aliyah Muhammadiyah yang ada di Lamongan. “Kami sudah melakukan MoU,” lanjutnya.
Soal program bedah rumah dia menjelaskan hal itu terjadi ketika pihak Lazizmu Jatim melakukan survey ke rumah Galang. Saat itu rumah dianggap sudah sangat tidak layak dan harus segera direnovasi.
Untuk biaya bedah rumah sendiri diperkirakan menghabiskan dana hingga 50 juta lebih. Karena semuanya harus dibangun dari awal. “Untuk bedah rumahnya ada bantuan dari Lazizmu dan masih dibantu donatur lain dari luar juga,” imbuh Ainil sapaan akrabnya. (bam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi