Sabtu, 25 April 2026, pukul : 04:19 WIB
Surabaya
--°C

Menyusul FA, Klub Inggris Minta Maaf kepada Korban Pelecehan Seksual Anak

KEMPALAN: Beberapa klub dituduh telah membuat kegagalan bersejarah dengan tidak menindaklanjuti laporan pelecehan secara serius telah mengeluarkan berbagai permintaan maaf.

City menrilis pernyataan yang berbunyi “meminta maaf secara terbuka” kepada mereka yang dianiaya oleh tiga orang staf City yang disebutkan dalam laporan

Laporan tersebut menyatakan bahwa tanggapan City terhadap tuduhan terkait pelecehan seksual yang dilakukan oleh Bennell, John Broome, dan Bill Toner dinilai “sama sekali tidak memadai” dan gagal untuk menyelidiki kasus secara penuh

Pernyataan City berbunyi: “Selain permintaan maaf pribadi yang telah dibuat, dewan direksi klub ingin meminta maaf secara terbuka atas penderitaan tak terbayangkan yang dialami oleh mereka yang dilecehkan orang-orang ini.”

“Tidak ada yang bisa menghilangkan penderitaan mereka yang pernah mengalami pelecehan seksual sebagai anak-anak akibat keterlibatan mereka dengan sepakbola.”

“Mereka berhak mengharapkan perlindungan penuh dari segala jenis kerugian yang mereka alami.”

Southampton juga merilis pernyataan pada hari Selasa “sebelum rilis laporanan, kami meminta maaf kepada para korban pelecehan yang dilakukan oleh Bob Higgins, yang dipenjara selama 24 tahun pada tahun 2019 karena menyentuh trainee secara seksual pada tahun 1970-an dan 1980-an

Klub mengatakan “sangat menyesal” atas “kegagalan besar yang memungkinkan pelecehan ini dimulai dan berlanjut untuk jangka waktu yang lama”.

League One Peterborough, di mana Higgins juga melakukan kejahatan sebagai pelatih muda, mengeluarkan pernyataan singkat di mana mereka mengatakan mereka “sangat menyesal” kepada siapa pun yang terpengaruh oleh bagian klub dalam skandal pelecehan.

Newcastle mengungkapkan “permintaan maaf dan simpati yang tulus” kepada para korban dan menyatakan “komitmen kolektif” untuk menanggapi temuan tinjauan tersebut.

The Magpies adalah satu dari delapan klub yang mendapat tuduhan terkait kegagalan klub menangani keluhan tentang George Ormond, seorang pelatih yang pernah bekerja di tim yunior mereka.

Aston Villa menawarkan “permintaan maaf yang tulus” kepada mereka yang mengalami pelecehan di tangan Ted Langford pada 1980-an.

Villa sebelumnya juga telah dikritik oleh para korban karena gagal meminta maaf atas tindakan Langford, yang dipenjara pada tahun 2007 karena pelecehan seksual terhadap empat anak laki-laki dan meninggal pada tahun 2012.

“Sepak bola harus tetap waspada pada semua masalah yang berkaitan dengan menjaga kaum muda,” kata manajemen Villa dalam sebuah pernyataan. “Saat ini dari kebijakan dan praktik pengamanan yang modern dan kuat akan memberikan kenyamanan kepada para pemain muda dan orang tua mereka”

“Di Aston Villa, setiap laporan pelecehan akan selalu diselidiki secara ketat dan dilaporkan kepada otoritas terkait. Kami sangat menekankan pada pembuatan pelaporan yang memudahkan dan kami tidak memiliki toleransi untuk setiap perilaku yang menciptakan hambatan bagi transparansi pemecahan kasus.” (Edwin Fatahuddin – Sky Sport)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.