PRISTINA-KEMPALAN: Kosovo selalu memperingati hari kemerdekaannya dari Serbia pada tanggal 17 Februari, semenjak tahun 2008. Maka dari itu, negara Balkan itu sekarang berumur 13 tahun.
Dalam perayaan kemerdekaan ini, ada sebuah upacara yang dilaksanakan oleh pemerintahnya, yang mana Garda Upacara dari Pihak Keamanan Kosovo mengangkat bendera untuk memulai aktivitas pada tanggal tersebut sekaligus memberikan penghormatan.
Upacara ini dihadiri oleh dua pejabat teras Kosovo, Vjosa Osmani (presiden) dan Avdullah Hoti (perdana menteri). Adapun, Albin Kurti memperingati hari kemerdekaan negaranya dengan mendatangi makam dari bekas presiden Kosovo, Ibrahim Rugova juga mengunjungi Memorial Complex di Prekaz, sebuah tempat yang memperingati kematian Adem Jashari, komandan Tentara Pembebasan Kosovo (KLA) bersama 56 anggota keluarganya yang tewas dibunuh tentara Serbia tahun 1998.
Selain itu, sejumlah negara juga menyatakan kedekatannya dalam peringatan hari kemerdekaan Kosovo.
Philip Kosnett, duta besar Amerika untuk Kosovo menyampaikan bahwa kemitraan negaranya dengan Kosovo “tetap tidak tergoyahkan.” Serta menambahkan bahwa warganya akan mendukung negara Balkan itu untuk membangun rumah yang sejahtera, adil dan damai bagi penduduknya.
“Italia tetap di sisi Anda, mendukung dengan tekad konsolidasi kelembagaan dan komitmen Anda untuk reformasi, di jalan menuju rumah Eropa bersama kita,” ucap Nicola Orlando, duta besa Italia untuk Kosovo dalam sebuah cuitannya yang dikutip dalam Exit News.
Peringatan kemerdekaan ini terjadi tidak lama setelah pelaksanaan pemilu pada tanggal 14 Februari 2021 yang dimenangkan oleh Albin Kurti dan partainya, Vetevendosje. (exit.al/reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi